Habib Zain Bin smith

kalamulama.com – Tiga Pesan Habib Zain Bin smith Hal dalam Menyambut Pemberian dari Allah. Tiap orang hendaknya menyambut akan berbagai anugerah-anugerah dan pemberian-pemberian Allah tersebut, sedangkan menyambut akan pemberian-pemberian Allah tersebut dapat dilakukan dengan 3 hal:

Pertama, Dengan selalu berusaha dan bersungguh-sungguh dalam (menggapai) ridho Allah yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa, Allah SWT berfirman:

“Dan barangsiapa yang berjihad (berusaha dengan sungguh-sungguh) maka sesungguhnya jihadnya itu untuk dirinya sendiri.”

“Hendaknya engkau berusaha dengan sungguh-sungguh maka niscaya engkau akan melihat (hasilnya), dan ambillah kesempatan untuk mendapatkan janji (Allah) berupa petunjuk, yaitu petunjuk yang telah disebutkan dalam ayat pada surat Al Ankabut.”

Rasulullah SAW bersungguh-sungguh dalam beramal pada bulan Romadhon melebihi pada selain bulan Ramadhan, beliau lebih bersegera dalam kebaikan melebihi (kecepatan) angin yang berhembus.

Kedua, dan menyambut akan pemberian Allah dapat dilakukan dengan selalu istiqomah dalam pembacaan wirid-wirid dan dzikir-dzikir yang datang dari Nabi SAW dan para salaf shaleh, terlebih-lebih dzikir ini yang dianjurkan agar selalu dibaca, (yaitu):

{ أشهد أن لا إله إلا الله نستغفر الله نسألك الجنة ونعوذ بك من النار }،

Hendaknya tiap orang itu memperbanyak dzikir tersebut, karena Rasulullah SAW bersabda: “Hendaknya kalian memperbanyak empat hal dalam bulan (Romadhon) ini..)), bukan cuma dibaca sebelum Maghrib saja, namun dibaca 50 kali atau 100 kali atau lebih pada hari-hari bulan Romadhon. Dibaca baik ketika berjalan maupun ketika duduk maupun ketika berkendara..

Kaum perempuan juga membacanya sambil memasak maupun sambil menyapu maupun sambil menyusui anaknya. Sedangkan kaum lelaki membacanya baik ketika beraktivitas maupun ketika bekerja..

Jadi hendaknya seseorang itu selalu istiqomah dalam membaca dzikir-dzikir yang ma’tsur (datang dari Nabi SAW atau pasa salaf shaleh) dan menghadiri majlis-majlis, terlebih-lebih majlis ilmu, karena telah diriwayatkan:

“Barangsiapa yang menghadiri majlis ilmu pada bulan Ramadhan, maka Allah akan menuliskan pahala setahun baginya pada setiap langkahnya.”

Oleh karena itu, para salaf shaleh mengadakan acara-acara Rouhah pada waktu Ashar bulan Romadhon, Al Habib Muhammad bin Ahmad bin Ahmad Al Muhdhor berkata:

“Meninggalkan Rouhah adalah merupakan dahaga yang sangat.”

Maka seseorang itu hendaknya berlomba-lomba dan bersegera, Allah SWT berfirman:

“Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba)) dan ((Untuk semisal inilah hendaknya beramallah orang-orang yang mampu beramal.”

Ketiga, begitu juga menyambut akan pemberian-pemberian Allah dapat dilakukan dengan selalu berusaha untuk menghilangkan segala penghalang yang dapat menghalangi didapatkannya dan diturunkannya rahmat, ini adalah hal yang paling penting dan paling besar ketimbang apa-apa yang telah disebutkan sebelumnya, (penghalang-penghalang tersebut yaitu) menjauhi 3 hal: durhaka (terhadap orang tua), memutuskan tali silaturrahim, membenci (saudara semuslim) dan yang lainnya..

Sehingga (apabila hal ini telah dilaksanakan) maka Romadhon akan berlalu sedangkan dia dalam keadaan yang terbaik..

Al Imam Asy Sya’roni ra berkata:

“Dahulu ketika bulan Romadhon telah lewat, maka mereka menjadi ahli kasyaf dikarenakan mereka mendapatkan sir (rahasia Ilahi), nur (cahaya Ilahi) dan keberkahan. Sedangkan Ummat kita, bulan Romdhon keluar masuk namun kita tidak bertambah sesuatupun dan inilah paling besarnya musibah.”

Ini adalah 3 hal yang aku wasiatkan kepada kalian agar selalu dilaksanakan, tidak usah banyak-banyak tapi benar-benar kalian jaga (yaitu) sekali lagi: Melaksanakan puasa, Qiyam Romadhon dan menyambut berbagai pemberian-pemberian Allah SWT..

Terkahir kami memohon kepada Allah agar memperbesar bagian kami dan bagian kali dari bulan Romadhon ini, serta dari kebaikan-kebaikan dan keberkahan-keberkahannya, juga dari apa-apa yang Allah telah curahkan kepada para orang-orang yang berpuasa dan menjalankan qiyam Romadhon dengan sempurna, juga semoga Allah memberi bagian kepada kami dan kalian dengan sebesar-besarnya bagian dari hal tersebut.

Semoga Allah menuntun kami dan kalian pada sebaik-baiknya jalan serta mengembalikan lagi bulan ini kepada kami dan kalian dalam sebaik-baiknya keadaan pada tahun-tahun berikutnya, dan semoga Allah menjadikan bulan ini sebagai saksi kebaikan kita bukan saksi keburukan kita dan bukti kebaikan kita bukan bukti keburukan kita, serta menjadikan kita termasuk dari orang-orang yang dibebaskan dan diselamatkan dari api neraka.

Semoga Allah memberi kekuatan kepada kita dalam melaksanakan puasa dan qiyam Romadhon dalam keadaan yang sempurna dan hati yang tenang. Aamiin Allahumma Aamiin..

Wa ila hadhrotin Nabi…. Al Fatihah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here