kalamulama.com- RINGKASAN FATWA MENYIKAPI PENDEMI VIRUS CORONA. [Majlis Fatwa Uni Emirat Arab Diketuai Syeikh Abdullah bin Bayah] Masyarakat wajib mentaati kebijakan pemerintah dinegaranya dalam mengatasi dan mengantisipasi virus corona. Bagi individu yang sudah terkena virus corona, haram menghadiri jamaah sholat ke Masjid, maupun tempat umum lainnya. Dan ia harus dikarantina untuk mencegah penyebaran dan mengobati dirinya sesuai kebijakan lembaga kesehatan setempat. Umat Islam di toleransi baik dewasa, remaja untuk tidak melakukan sholat jumat dan ibadah lainnya dimasjid. Dan mengganti sholat jumat dengan sholat dzuhur dirumahnya masing-masing. Kegiatan ibadah haji dan umroh mengikuti kebijakan pemerintah Kerajaan Saudi Arabia. Untuk menjaga kemaslahatan umum. Setiap individu wajib membantu lembaga resmi dalam menanggulangi penyebaran virus. Dan tidak mengeluarkan pemberitaan diluar pemberitahuan resmi pemerintah. Himbauan untuk Semua elemen agar berpartisipasi dalam mengatasi wabah virus corona, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dan tidak menimbun serta menaikan harga komoditas, terlebih lagi peralatan kesehatan dan obat-obatan. Keputusan fatwa ini berdasarkan al-Quran, Sunah, Ijma dan qiyas sebagaimana terlampir. MAJLIS FATWA UNI EMIRAT ARAB Ketua Majlis Tinggi : Syeikh Abdullah bin Bayah Penasihat : Dr. Ibrahimi Ubaid Alu Ali Anggota: Syeikh Umar al-Dar'i Anggota : Yang Mulia Syamah Yusuf al-Dzahiriy Anggota: Dr. Salim Muhammad Adubi Anggota: Dr. Ahmad al-Hadad Anggota: Dr. Amaniy Lubis (Rektor UIN Jakarta) Anggota: Abdullah Muhammad al-Anshari Anggota: Syeikh Hamzah Yusuf. (Saya sendiri menyayangkan beberapa tokoh Agama di tanah air mengomentari virus corona tidak menggunakan data, hanya berdasarkan asumsi. Mungkin maksudnya agar masyarakat tidak panik, tetapi kesannya jadi menyepelekan) .......................... Teks lengkap Fatwa dalam bahasa Arab sebagai berikut: http://binbayyah.net/arabic/archives

kalamulama.com– RINGKASAN FATWA MENYIKAPI PENDEMI VIRUS CORONA.
[Majlis Fatwa Uni Emirat Arab Diketuai Syeikh Abdullah bin Bayah]

  1. Masyarakat wajib mentaati kebijakan pemerintah dinegaranya dalam mengatasi dan mengantisipasi virus corona.
  2. Bagi individu yang sudah terkena virus corona, haram menghadiri jamaah sholat ke Masjid, maupun tempat umum lainnya. Dan ia harus dikarantina untuk mencegah penyebaran dan mengobati dirinya sesuai kebijakan lembaga kesehatan setempat.

  3. Umat Islam di toleransi baik dewasa, remaja untuk tidak melakukan sholat jumat dan ibadah lainnya dimasjid. Dan mengganti sholat jumat dengan sholat dzuhur dirumahnya masing-masing.
  4. Kegiatan ibadah haji dan umroh mengikuti kebijakan pemerintah Kerajaan Saudi Arabia. Untuk menjaga kemaslahatan umum.
  5. Setiap individu wajib membantu lembaga resmi dalam menanggulangi penyebaran virus. Dan tidak mengeluarkan pemberitaan diluar pemberitahuan resmi pemerintah.
  6. Himbauan untuk Semua elemen agar berpartisipasi dalam mengatasi wabah virus corona, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dan tidak menimbun serta menaikan harga komoditas, terlebih lagi peralatan kesehatan dan obat-obatan.
  7. Keputusan fatwa ini berdasarkan al-Quran, Sunah, Ijma dan qiyas sebagaimana terlampir.

MAJLIS FATWA UNI EMIRAT ARAB
Ketua Majlis Tinggi : Syeikh Abdullah bin Bayah
Penasihat : Dr. Ibrahimi Ubaid Alu Ali
Anggota: Syeikh Umar al-Dar’i
Anggota : Yang Mulia Syamah Yusuf al-Dzahiriy
Anggota: Dr. Salim Muhammad Adubi
Anggota: Dr. Ahmad al-Hadad
Anggota: Dr. Amaniy Lubis (Rektor UIN Jakarta)
Anggota: Abdullah Muhammad al-Anshari
Anggota: Syeikh Hamzah Yusuf.

(Saya sendiri menyayangkan beberapa tokoh Agama di tanah air mengomentari virus corona tidak menggunakan data, hanya berdasarkan asumsi. Mungkin maksudnya agar masyarakat tidak panik, tetapi kesannya jadi menyepelekan)

……………………..
Teks lengkap Fatwa dalam bahasa Arab sebagai berikut: http://binbayyah.net/arabic/archives

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here