Rahasia Keistimewaan Waktu Antara Magrib dan Isya.

kalamulama.com– Rahasia Keistimewaan Waktu Antara Magrib dan Isya. “PARA SALAF DI HADRAMAUT. MEREKA MENUTUP PINTU-PINTU RUMAHNYA SETELAH MAGHRIB, GUNA BERDZIKIR DAN MEMBACA WIRID SAMPAI ISYA’ DAN TIDAK AKAN MEMBUKA PINTU APABILA ADA TAMU SEORANG WALI QUTHUB SEKALIPUN”.

Al Allamah Al Muhaddist Al Habib Sholeh bin Ahmad Alaydrus :

“Allah Swt menyembunyikan akan Sirr dan Rahasia Waktu, agar kita bisa senantiasa memanfaatkan waktu tersebut, bahkan jika kita mampu memanfaatkan waktu-waktu tersebut maka kita mampu mengalahkan Umat-Umat yang terdahulu yang berusia lebih dari 6000 tahun”.

“Maka kita harus memantapkan beberapa waktu yang penuh dengan Sir Asror Nafahaat dari Allah SWT”.

Waktu sebelum Subuh atau waktu Sahar, di saat inilah Allah Swt memberikan semua yang kita minta.

Dalam Hadits Muslim di katakan, Allah Swt sendiri Turun ke Dunia guna memberikan dan Meng-Ijabahi apapun yang kita minta.

Waktu sehabis Subuh sampai Matahari terbit. Saat itu para Malaikat menjajahkan Rahmat-Nya. Maka waktu itu harus kita manfaatkan dengan Dzikir Wirid, lalu kita tutup dengan Shalat Isyroq dua rakaat.

Waktu setelah Asar sampai tenggelam Matahari. Saat itulah Allah Swt Membuka pintu-pintu Mustajab Doanya.

Waktu antara Maghrib dan Isya. Saat itulah Allah Swt menerima taubat para Hamba dan saat itulah di sebut waktu Awwabin atau waktu Ataamah. Maka waktu antara Mahrib dan Isya’ harus kita isi dengan Ibadah, Wirid, baca Al Qur’an, lalu kita tutup dengan Shalat Awwabin.

Sebab tanda-tanda orang yang celaka adalah apabila tiba waktu antara Mahrib dan Isya’, dia mengisi dengan kegiatan Keduniaan.

Para Salaf di Hadramaut. Mereka menutup pintu-pintu rumahnya setelah Maghrib, guna Berdzikir dan membaca Wirid sampai Isya’ dan tidak akan membuka pintu apabila ada Tamu seorang Wali Quthub sekalipun.

Adat Hadramaut adalah suatu Aib, apabila ada orang bertamu disaat waktu antara Mahrib dan Isya’, adalah hal yang memalukan jika di waktu antara Maghrib dan Isya kita kita ini membuka Hp dengan alasan Dakwah atau ini dan itu.

Allahumma Shalli ‘Alaa Sayyidina Muhammad Wa ‘Alaa Aali Sayyidina Muhammad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here