Kajian Islam (Kalam Ulama). One Day One Hadits #21 : Ancaman Bagi Para Koruptor

بسم الله الرحمن الرحيم
كتاب الإيمان
باب استحقاق الوالي الغاش لرعيته النار
حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْهَبِ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ عَادَ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زِيَادٍ مَعْقِلَ بْنَ يَسَارٍ الْمُزنِيَّ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ قَالَ مَعْقِلٌ إِنِّي مُحَدِّثُكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ عَلِمْتُ أَنَّ لِي حَيَاةً مَا حَدَّثْتُكَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيهِ اللَّهُ رَعِيَّةً يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ إِلَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ. رواه مسلم

Artinya:
Dari Hasan (w. 50 H) berkata: “Ubaidullah bin Ziyad mengunjungi Ma’qil bin Yasar al-Muzani yang sedang sakit dan menyebabkan kematiannya. Ma’qil lalu berkata, ‘Sungguh, aku ingin menceritakan kepadamu sebuah hadits yang aku pernah mendengarnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sekiranya aku mengetahui bahwa aku (masih) memiliki kehidupan, niscaya aku tidak akan menceritakannya. Sesunguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang diberi kepercayaan oleh Allah untuk memimpin rakyatnya lalu mati dalam keadaan menipu rakyat, niscaya Allah mengharamkan Surga atasnya”.
HR. Muslim (w. 261 H)

Istifadah:
Hadis ini menjelaskan ancaman bagi para pengemban amanat rakyat, sedangkan ia melakukan kecurangan dan penipuan terhadap rakyatnya entah dengan korupsi, nepotisme dan lain sebagainya. Maka diharamkan baginya masuk surga.

Menurut Imam Nawawi (w. 767 H) kata _harrama Allah ‘alaihi al-Jannah_ memiliki dua pengertian.
1. Mustahil bagi pemimpin yang curang tersebut masuk surga
2. Diharamkan baginya masuk surga bersama orang-orang yang beruntung.

Oleh karenanya, menurut Imam Al-Qadhi ‘Iyadh mengatakan bahwa hadis ini merupakan ancaman bagi orang yang diberikan amanat lantas ia mengkhianatinya dan Allah SWT. memberi peringatan bahwa penghianatan terhadap hak rakyat termasuk dosa besar yang menjauhkan pelakunya dari surga. [Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus-Sunnah]

Rabu, 15 Robi’ul Akhir 1439 H/ 3 Januari 2018 M

 

[artikel number=5 tag=”one-day-one-hadits” ]