sayyidina muhammad
Foto (Ilustrasi)

kalamulama.com- Menggunakan Lafaz Sayyidina Bagi Nabi Muhammad SAW. Penggunaan lafaz sayyid bagi Nabi Muhammad saw tidaklah mengapa, bahkan dianjurkan. Diantaranya ditunjukkan dalam riwayat dari sahabat Abdullah bin Mas’ud ra :

“Apabila kalian bershalawat kepada Rasulullah saw, maka baguskanlah shalawat kepada beliau, sungguh siapa tahu shalawat kalian itu ditunjukkan kepada beliau.” Mereka berkata kepada Ibnu Mas’ud ra, “Ajarilah !” Ibnu Mas’ud ra berkata, “Allahummaj’al shalawaatika wa rahmataka wa barakaatika ‘alaa sayyidil mursaliina wa imaamil muttaqiina wa khaatamin nabiyyiin Muhammadin ‘abdika wa rasuulika imaamil khairi wa qaaidil khairi wa rasuulir rahmati Allaahummab’atshu maqaaman mahmuudan yaghbithuhu bihil awwaluuna wal aakhiruuna” (HR Ibn Majah, Abdurrazzaq, Abu Ya’la, Al-Thabarani dalam al-Mu’jam al-Kabir, Ismail al-Qadhi dalam Fadhl al-Shalat dan disebutkan oleh Ibn al-Qayyim dalam kitabnya Jala’ al-Afham)

Perhatikan bagaimana sahabat Abdullah bin Mas’ud ra mengajarkan untuk membaguskan shalawat dan mencontohkan lafazh menggunakan lafazh sayyidil mursaliin.

Baca Juga Shalawat dan Rahasianya (The Secret Of Shalawat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here