shalawat berjamaah
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN

kalamulama.com– Membaca Shalawat Secara Berjamaah. Membaca shalawat dengan berjamaah tidaklah mengapa, sebagaimana riwayat :

  1. Dari Anas ra :

    shalawat berjamaah

    “Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki para malaikat yang selalu mengadakan perjalanan mencari majelis-majelis dzikir. Apabila para malaikat itu mendatangi orang-orang yang sedang berdzikir dan mengelilingi mereka, maka mereka mengutus pemimpin mereka ke langit menuju Tuhan Maha Agung – Yang Maha Suci dan Maha Luhur. Para malaikat itu berkata, “Wahai Tuhan
    kami, kami telah mendatangi hamba-hamba-Mu yang mengagungkan nikmat-nikmat-Mu, menbaca kitab-Mu, bershalawat kepada Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan memohon kepada-Mu akhirat dan dunia mereka.” Lalu Allah menjawab: “Naungi mereka dengan rahmat-Ku.” Lalu para malaikat itu berkata: “Di antara mereka terdapat si fulan yang banyak dosanya, ia hanya kebetulan lewat lalu mendatangi mereka.” Lalu Allah – Yang Maha Suci dan Maha Luhur – menjawab: “Naungi mereka dengan rahmat-Ku, mereka adalah kaum yang tidak akan sengsara orang yang ikut duduk bersama mereka.” (HR. al-Bazzar).

    1. Dari sahabat Syaddad bin Aus ra berkata, “

    shalawat berjamaah

    “Kami bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba beliau berkata, “Apakah diantara kalian ada orang asing (ahli kitab)?” Kami menjawab, “Tidak ada wahai Rasulullah.” Lalu beliau memerintahkan agar mengunci pintu dan berkata, “Angkatlah tangan kalian, lalu
    katakan Laa ilaaha illallaah!” Kami mengangkat tangan beberapa saat, kemudian Rasulullah meletakkan tangannya. Lalu bersabda, “Alhamdulillah. Ya Allah, sungguh Engkau mengutusku membawa kalimat (tauhid) ini, Engkau memerintahkannya kepadaku dan menjanjikanku surga karenanya, sesungguhnya Engkau tidak akan mengingkari janji.” Kemudian beliau bersabda, “Bergembiralah, sesungguhnya Allah telah mengampuni kalian.” (HR. Ahmad, AlHakim, Ath-Thabarani dalam Musnad al-Syamiyyin, dan al-Bazzar)

Baca Juga Shalawat dan Rahasianya (The Secret of Shalawat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here