Pada suatu malam, ada seorang lelaki datang kepada Imam Abu Hanifah, mengadukan hartanya yang hilang.

“Wahai Imam, sudah lama hartaku dikubur/disimpan dalam suatu tempat, namun aku lupa tempatnya. Mungkinkah engkau membantuku memberikan solusi untuk masalah ini?”

Imam Abu Hanifah berkata: “Ini bukan pekerjaan ahli fiqih, sehingga saya harus memberikan solusi.”

Beliau berfikir sejenak dan berkata,
“Gini saja, pergilah kamu dan kerjakan shalat hingga tiba waktu Subuh. Insya Allah, kamu akan ingat tempat dimana kamu menyimpan hartamu.”

Lalu orang tersebut pergi dan melaksanakan shalat. Tiba-tiba, tak berselang lama, di tengah shalat ia teringat tempat penyimpanan uangnya, maka dengam tergesa-gesa ia mendatanginya, dan ternyata ada.

Pagi harinya, ia mendatangi Imam Abu Hanifah dan berterima kasih.

Kemudian ia bertanya, “Bagaimana engkau tahu bahwa aku akan mengingat tempat penyimpanan hartaku?”

“Karena saya tahu bahwa setan tidak akan membiarkanmu melakukan shalat, dan ia akan menyibukkanmu dengan mengingat harta ketimbang shalatmu.” jawab sang Imam. 


*) Disadur dari akun FB Ustadz Wafi Muhaimin