Kalamulama.com - Kajian Tazkiyatun Nufus #04 : Keutamaan Orang Berakaloleh : Muhammad AzkaAl-Imam al-Hafizh Ibnul Jauzi (wafat 597 H) menukil

Kalamulama.com – Kajian Tazkiyatun Nufus #04 : Keutamaan Orang Berakal

oleh : Muhammad Azka

Al-Imam al-Hafizh Ibnul Jauzi (wafat 597 H) menukil perkataan shohabat Mu’adz bin Jabal:

“Mu’adz bin Jabal berkata: “seandainya orang berakal memasuki waktu sore dan pagi dengan berlumur dosa sebanyak jumlah pasir yang ada, niscaya ia akan dapat selamat dan terlepas dari dosa-dosa itu. Akan tetapi, seandainya orang bodoh memasuki waktu sore dan pagi dengan kebaikan sejumlah pasir yang ada, maka bisa saja ia tidak mendapatkan pahalanya sedikitpun.” Mu’adz ditanya: “bagaimana bisa begitu?”, ia menjawab: “orang yang berakal ketika tergelincir, ia akan memperbaikinya dengan bertaubat. Sedangkan orang bodoh, maka ia laksana orang yang membangun sebuah bangunan sekaligus menghancurkannya. Karena kebodohannya, bisa saja ia melakukan sesuatu yang dapat merusak amal baiknya.” (Dzammul Hawa li Ibnil Jauzi, halaman 31).

Semoga bermanfaat, Kajian Tazkiyatun Nufus #04 : Keutamaan Orang Berakal

[irp posts=”1111″ name=”Kajian Tazkiyatun Nufus #05 : Akal vs Nafsu”]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here