Kalam Ulama Disarikan Kitab Ad Durul Mamdud : Ingin Hajat Qobul? ======================= Diriwayatkan dari Imam Ibnu Hajar dalam kitab Ad Durul Mamdud dgn bebagai macam sanadnya, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda:

Kalam Ulama  – Disarikan Kitab Ad Durul Mamdud : Ingin Hajat Qobul?

Diriwayatkan dari Imam Ibnu Hajar dalam kitab Ad Durul Mamdud dgn bebagai macam sanadnya, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda:

“Barang siapa yang setelah Shubuh dan Maghrib membaca Sholawat atas nabi Muhammad Saw sebanyak 100X maka akan dikabulkan oleh ALLAH SWT 30 hajat dunia dan 70 hajat akhirat”

Lalu sahabat bertanya:

“Yaa Rasulallah bagaimana cara Sholawat nya ?”

Kemudian Rasul Saw menjawab:

Ucapkan,

إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىّ‏ِ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً

Innalloha wa malaikatahu yusholluna ‘alannnabi yaa ayyuhalladzina aamanu shollu ‘alaihi wasallimu tasliman

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi, wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu kepadanya dan ucapkan salam kepadanya.” (Al-Ahzab/33: 56),

dan sambung membaca 100X اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْه

Berkah Memuliakan Sifat Allah

Bisyr Al Hafi kala itu sedang berjalan menuju suatu tempat. Di tengah derap langkah gontainya, tiba-tiba ia menemukan sebuah lembaran. Betapa terkaget ia, ternyata dalam kertas tersebut bertuliskan asma Allah yang maha mulia.

Baca Juga  Saat Ziarah Kubur Menghadap Kemana?

بسم االله الرحمن الرحيم

Begitulah yang tertera dalam lembaran yang ia temukan. Dengan penuh rasa iba, ia kantongi lembaran tersebut. Dibawanya kertas itu dengan hati-hati. Sesampainya di rumah, ia bersihkan kertas bertuliskan kalimat Allah dari debu yang menodai. Tidak hanya itu, ia pun juga mengoleskan wewangian demi memuliakannya. Ia taruh dalam salah satu sudut rumahnya sekira tidak mungkin terinjak oleh orang lain.

Demikianlah, ia kini merasa tenang. Lembaran mulia yang awalnya terinjak dan penuh noda, kini telah tersimpan rapi nan wangi di dalam rumahnya. Malam harinya, ia tidur dan bermimpi tak biasa. Hatif, suara tanpa rupa, menuturkan sesuatu yang membuatnya kaget bukan terkira.

يا بشر طيبت إسمي في الدنيا طيبت إسمك في الدنيا و الأخرة

“Duhai Bisyr, engkau telah mengharumkan namaKu di dunia, maka Ku harumkan namamu di dunia dan di akhirat,” begitulah suara hatif itu seraya Bisyr kembali terjaga dari tidur lelapnya.

Subhanallah, mulai malam itu juga Bisyr diangkat menjadi kekasih Allah, Waliyullah ‘aza wa jalla.

Baca Juga  Hukum Cashback dalam Islam, Apakah sama dengan Riba?

_______________________

Dikisahkan oleh Pengasuh Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo, Tanggungharjo, Grobogan, Jawa Tengah, KH. Muhammad Shofy Al Mubarok Baidlowie saat pengajian Kitab Tafsir Jalalain bersumber dari Tausiah Habib Ahmad Al Habsyi, Solo.