Salah satu ciri umat islam yang baik terdapat pada perilaku kesehariannya, dengan banyaknya ia ingat terhadap Tuhannya. Salah satu ajaran yang dianjurkan oleh nabi Muhammad adalah dengan membaca basmalah pada setiap memulai kegiatan kita.

إن الشارع ص.م. أمر بالبداءة بالبسملة في كل أمر ذي بال لأن في الافتتاح بها بركة عظيمة ونعمة جسيمة وافتداء بالكتب المنزلة من الله تعالى

Sesungguhnya nabi memerintahkan memulai dengan basmalah pada setiap urusan, karena terdapat barokah dan nikmat yang besar, selain itu karena mengikuti perintah dalam kitab-kitab Allah.

Ada yang mengatakan bahwa lafad basmalah memiliki beberapa unsur huruf inti yakni ba’, sin, mim, yang mana ba’ berarti Baha’ullah (keindahan Allah), Sin berarti Sana’ullah (pujian Allah), mim memiliki arti Majdullah (keluhuran Allah). lalu sebagian ahlu tasawwuf melanjutkan bahwa lafad Allah itu untuk ahlus shofa (orang-orang yang benar) lafad al rohman untuk ahlul wafa (orang-orang yang sempurna dalam ibadah) dan al rohim untuk ahlil jafa (orang-orang yang keras pendirian iman dan ibadahnya).

Sebagian ahli sufi juga menuturkan bahwa Allah mengumpulkan seluruh ilmu di dunia dalam huruf ba’, Yang merupakan kepanjangan dari :

بي كان ما كان وبي يكون ما يكون فوجود العوالم بي وليس لغيري وجود حقيقي الا باسمي.

DenganKu (Allah) segala sesuatu yang telah ada telah menjadi ada, dan denganKu sesuatu yang akan ada (belum ada) akan menjadi ada, maka adanya alam itu sebab Aku dan tiada sesuatu yang benar-benar wujud bagi selain diriku kecuali atas namaKu.

Riwayat lain menyebutkan bahwa Nabi pada malam isro’: aku diberangkatkan ke langit ke atas surga, lalu aku melihat di dalamnya ada 4 sungai; sungai air, sungai susu, sungai khamr dan sungai madu, lalu aku bertanya pada jibril

“wahai jibril, dari mana datangnya aliran sungai itu dan kemana mengalirnya.?” Tanya nabi.

“ia mengalir ke telaga kautsar, namun aku tidak tahu dari mana asalnya” jibril menjawab.

“maka berdoalah kepada Allah, agar Allah memberitahu atau memperlihatkan kepadamu” lanjut jibril.

Maka nabi Muhammad berdoa dan seketika datanglah seorang malaikat yang menyampaikan salam Allah untuk Nabi lalu meminta nabi memejamkan mata, dan saat nabi diperbolehkan membuka kedua mata, beliau telah berada di pohon yang sangat besar dan Nabi melihat sebuah Kubbah yang sangat besar yang jika seluruh manusia dan jin ditaruh di atasnya maka akan tampak seperti seekor burung yang bertengger di atas gunung. Kubbah itu terbuat dari berlian putih dan memiliki sebuah pintu emas kemerah-merahan namun pintu itu tertutup. Lalu nabi melihat ke empat sungai tadi keluar dari bawah kubbah itu.

Ketika Nabi ingin kembali, malaikat pembawa pesan tadi mengatakan :

“mengapa engkau tidak masuk ke kubbah.?”

Nabi menjawab “bagaimana aku masuk, pintunya tertutup dan aku tidak memiliki kuncinya”

“kuncinya adalah bismillahirrohmanirrohim” kata malaikat.

Saat nabi di depan pintu, Nabi pun membaca basmalah, maka terbukalah pintu besar itu lalu Nabi masuk dan Nabi melihat ke empat sungai seperti sebelumnya, sungai itu mengalir dari dalam kubbah itu saat ditelusuri, sungai itu berasal dari 4 sisi arah yang berbeda pada kubbah itu. Dan Nabi melihat di atas tiap aliran terdapat tulisan basmalah.

Saat melihat-lihat sungai-sungai, Nabi melihat sungai air itu berasal dari huruf mim-nya kata bismi, sungai susu keluar dari huruf ha’-nya lafad Allah, sungai khamr keluar dari huruf mim-nya rohman dan sungai madu keluar dari huruf mim-nya lafad rahim.

Lalu Nabi mendengar suara yang hanya didengar oleh nabi mengatakan bahwa siapapun umat Nabi yang menyebutkan nama Allah dengan lafad basmalah dengan hati bersih dan ikhlas maka Allah akan memberikan minum dari sungai-sungai tersebut.

Demikianlah sebagian rahasia basmalah yang dikatakan dalam kitab Kifayatul Atqiya’.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here