Kajian Kifayatul Atqiya’ #02: Keutamaan Menulis Sholawat Oleh : Ahmad Hanafi Sebuah kebiasaan para santri saat mempunyai kitab baru adalah menulisi bagian depannya dengan kalimat المستحق هذا الكتاب Lalu dilanjutkan dengan menulis sholawat yang panjang. Ditulis dengan sebagus mungkin bahkan menggunakan khat khusus, jika perlu. Adat tersebut bukan tanpa alasan. Dalam kitab Kifayatul Atqiya' dijelaskan bahwa Nabi saw bersabda: من صلى علي في كتاب لم تزل الملائكة تستغفر له ما دام اسمي في ذلك الكتاب Man sholla 'alayya fi kitabin lam tazalil malaaikatu tastaghfiru lahu maa daama ismiy fi dzalik kitabi.  Barang siapa menulis shalawat kepadaku, maka para malaikat akan selalu memintakan ampun untuknya, selama namaku ada pada tulisan itu. Betapa dahsyatnya sholawat kepada Nabi. Tidak hanya jika diucapkan saja,  bahkan tulisannya pun membawa keistimewaan yang luar biasa bagi umatnya. Oleh karena itu, marilah kita lestarikan menulis sholawat pada setiap buku kita. Tak terbatasi untuk kitab-kitab saja, namun pada semua buku catatan dan bacaan yang kita miliki sembari berharap mendapat syafaat dengan wasilah tulisan sholawat yang ada di dalamnya. Allahumma Sholli 'ala Sayyidinaa Muhammad wa 'ala alihi wa Shohbihi ajma'in. #GerakanCintaSholawat

Kajian Kifayatul Atqiya’ #02: Keutamaan Menulis Sholawat

Sebuah kebiasaan para santri saat mempunyai kitab baru adalah menulisi bagian depannya dengan kalimat المستحق هذا الكتاب Lalu dilanjutkan dengan menulis sholawat yang panjang. Ditulis dengan sebagus mungkin bahkan menggunakan khat khusus, jika perlu.

Adat tersebut bukan tanpa alasan. Dalam kitab Kifayatul Atqiya’ dijelaskan bahwa Nabi saw bersabda:

من صلى علي في كتاب لم تزل الملائكة تستغفر له ما دام اسمي في ذلك الكتاب

Man sholla ‘alayya fi kitabin lam tazalil malaaikatu tastaghfiru lahu maa daama ismiy fi dzalik kitabi. 

Barang siapa menulis shalawat kepadaku, maka para malaikat akan selalu memintakan ampun untuknya, selama namaku ada pada tulisan itu. 

Betapa dahsyatnya sholawat kepada Nabi. Tidak hanya jika diucapkan saja,  bahkan tulisannya pun membawa keistimewaan yang luar biasa bagi umatnya. Oleh karena itu, marilah kita lestarikan menulis sholawat pada setiap buku kita sehingga kita mendapatkan keutamaan menulis sholawat setiap hari. Tak terbatasi untuk kitab-kitab saja, namun pada semua buku catatan dan bacaan yang kita miliki sembari berharap mendapat syafaat dengan wasilah tulisan sholawat yang ada di dalamnya. Allahumma Sholli ‘ala Sayyidinaa Muhammad wa ‘ala alihi wa Shohbihi ajma’in.

Oleh : Ahmad Hanafi

#GerakanCintaSholawat