Haid dalam
segi bahasa artinya mengalir. Dalam kitab Fathul Qorib halaman 10 dijelaskan
bahwa haid adalah darah yang keluar dari seorang wanita pada usia haid, yaitu 9
tahun (Qomariyah) melalui farji dalam keadaan sehat. Dalam keadaan sehat yang
dimaksud disini bukan lantaran sebab melahirkan. Adapun pengertian hadi menurut
syara’ adalah darah yang keluar dari farji seorang wanita berusia 9 tahun
(Qomariyah) dalam keadaan sehat serta bukan disebabkan melahirkan. Dasar
mengenai haid dalam Al Quran tercantum pada surat al Baqorah ayat 222 berikut:

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
Artinya: “Mereka
bertanya padamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah: ‘Haid itu adalah kotoran.’
Maka hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid dan janganlah
kamu mendekatinya hingga ia suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah
mereka di tempat yang diperintahkan oleh Allah kepadamu. Sesungguhnya Alloh
menyukai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri.”
Adapun dalam hadits,
dasar hukum haid disebutkan dalam hadits berikut:
هذا شيء كتبه الله على بنات ادم (رواه
البخارى ومسلم)
Artinya: “Ini
(haid) adalah sesuatu yang ditetapkan Allah atas anak keturunan (dari golongan)
wanita Adam.” (HR. Bukhari Muslim)
Disarikan
dari terjemah kitab I’anatun Nisa’ oleh Abdul Hamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here