Sebagaimana telah dipaparkan di awal bahwa yang dinamakan haid adalah darah yang keluar dari seorang wanita pada usia haid, yaitu 9 tahun (Qomariyah) melalui farji dalam keadaan sehat. Dalam pengertian tersebut, kita dapati adanya batasan usia seorang wanita yang mengeluarkan darah dari farjinya sehingga darah yang dikeluarkan itu disebut haid. Usia paling muda seorang wanita yang mengeluarkan darah haid adalah berusia 9 tahun Qomariyah (dengan perkiraan/ pendekatan). 
Adapun pengertian usia 9 tahun dengan perkiraan/ pendekatan disini adalah seorang wanita yang genap berusia 9 tahun kurang 16 hari. Perkiraan waktu 16 hari ini merupakan pendekatan pada waktu paling sedikitnya cukup keluar haid dan waktu sedikitnya suci. Meski belum genap 9 tahun persis namun kurangnya 16 hari tersebut sudah dihukumi mendekati 9 tahun. Misal, ada seorang perempuan yang mengeluarkan darah dari farjinya dengan jalan yang sehat (tidak karena jatuh/ sakit) dan saat itu usia wanita tersebut ditaksir 9 tahun kurang 15 hari, maka darah yang ia keluarkan tersebut dinamakan haid. Dengan demikian, jika ada seorang wanita yang mengeluarkan darah dari farjinya pada usia kurang 9 tahun Qomariyah (dengan perkiraan/ pendekatan) tadi, maka darah yang ia keluarkan tidaklah dinamakan haid melainkan darah istikhadhoh atau darah rusak.
Kemudian ada satu kasus dimana ada seorang wanita mengeluarkan darah beberapa hari yang sebagian darah tersebut keluar pada waktu yang belum masuk waktu diperbolehkan/ dikatakannya haid (9 tahun kurang 16 hari) dan sebagian darah keluar pada waktu sudah dikatakannya haid. Dalam kasus ini, darah yang pertama keluar dihukumi darah istikhadloh (darah rusak) dan darah yang akhir keluar dihukumi haid. Sebagai contoh, ada seorang wanita berusia genap 9 tahun kurang 20 hari. Wanita tersebut mengeluarkan darah dari farjinya selama 10 hari. Sebagaimana pemaran sebelumnya, darah yang pertama keluar selama 4 hari 4 malam dihukumi istikhadloh karena darah ini keluar pada usia di luar batas usia 9 tahun Qomariah kurang 16 hari. Adapun darah yang keluar 6 hari berikutnya dihukumi sebagai darah haid. (Abdul Hamid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here