KalamUlama.com - Gus Baha Kajian Nashoihul Ibad : Perilaku Penyebab Gelap Terangnya Hati. اَرْبَعَةٌ مِنْ ظُلْمَةِ الْقَلْبِ : بَطْنٌ شَبْعَانُ مِنْ غَيْرِ مُبَالَا ةٍ وَصُحْبَهُ الظَّا لِمِيْنَ وَنِسْيَانُ الذُّ نُوْبِ الْمَا ضِيَةِ وَطُوْلُ الْاَ مَلِ وَاَرْبَعَةٌ مِنْ نُوْرِ الْقَلْبِ : بَطْنٌ جَا ئِعٌ مِنْ حَذَرٍ وَصُحْبَةُ الصَّا لِحِيْنَ وَحِفْظُ الذُّ نُوْبِ وَقَصْرُ الْاَمَلِ . Empat perkara yang dapat menyebabkan hati menjadi gelap, yaitu: 1. Perut yang terlalu kenyang; 2. Berteman dengan orang-orang zhalim 3. Melupakan dosa yang pernah dilakukan; dan 4. Panjang angan-angan. Dan, empat perkara yang dapat menyebabkan hati menjadi bercahaya yaitu, 1. Perut lapar karena tindakan hati-hati 2. Berteman dengan orang-orang shalih 3. Mengingat dosa yang pernah dilakukan; dan 5. Tidak panjang angan-angan.

KalamUlama.com – Gus Baha Kajian Nashoihul Ibad : Perilaku Penyebab Gelap Terangnya Hati.

اَرْبَعَةٌ مِنْ ظُلْمَةِ الْقَلْبِ : بَطْنٌ شَبْعَانُ مِنْ غَيْرِ مُبَالَا ةٍ وَصُحْبَهُ الظَّا لِمِيْنَ وَنِسْيَانُ الذُّ نُوْبِ الْمَا ضِيَةِ وَطُوْلُ الْاَ مَلِ وَاَرْبَعَةٌ مِنْ نُوْرِ الْقَلْبِ : بَطْنٌ جَا ئِعٌ مِنْ حَذَرٍ وَصُحْبَةُ الصَّا لِحِيْنَ وَحِفْظُ الذُّ نُوْبِ وَقَصْرُ الْاَمَلِ .

Empat perkara yang dapat menyebabkan hati menjadi gelap, yaitu:

1. Perut yang terlalu kenyang;
2. Berteman dengan orang-orang zhalim
3. Melupakan dosa yang pernah dilakukan; dan
4. Panjang angan-angan.

Dan, empat perkara yang dapat menyebabkan hati menjadi bercahaya yaitu,

1. Perut lapar karena tindakan hati-hati
2. Berteman dengan orang-orang shalih
3. Mengingat dosa yang pernah dilakukan; dan
5. Tidak panjang angan-angan.”

Baca Juga : 11 Keistimewaan Sholat Tahajud yang Harus Kita Tau

Abu Thayyib berkata: “Barang siapa yang bergaul dengan delapan golongan, maka Allah akan menambah delapan hal kepadanya, yaitu:

  1. Barang siapa bergaul dengan orang kaya, maka Allah akan menambah rasa cintanya kepada keduniaan.
  2. Barang siapa bergaul dengan orang fakir, maka Allah akan menambah rasa syukur da ridha terhadap rizki dari Allah.
  3. Barang siapa bergaul dengan penguasa/pejabat, maka ia akan bertambah keras hatinya dan takabbur.
  4. Barang siapa suka bergaul dengan wanita, maka akan bertambah kebodohan dan syahwatnya.
  5. Barang siapa suka bergaul dengan anak-anak, maka ia akan senang bermain.
  6. Barang siapa bergaul dengan orang fasik, maka akan bertambah kecenderungannya untuk melakukan kemaksiatan dan menunda-nunda tobat.
  7. Barang siapa bergaul dengan orang-orang shalih, maka akan bertambah rasa cintanya dalam menaati Allah.
  8. Barang siapa bergaul dengan ulama, maka ia akan bertambah ilmu dan amalnya.”

Baca Juga : Hukum-hukum pernikahan dalam Islam – Kajian Qurratul ‘Uyun #3

Simak Kajian Lengkapnya Kajian Nashoihul Ibad oleh Gus Bahatentang terangnya hati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here