Home Video Gus Baha

Gus Baha

Ngaji Gus Baha : Perlunya Ulama Aswaja Kompromi dengan Pemerintah. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapavideo

Ngaji Gus Baha : Perlunya Ulama Aswaja Kompromi dengan Pemerintah

KalamUlama.com –  Ngaji Gus Baha : Perlunya Ulama Aswaja Kompromi dengan Pemerintah. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan...
kalamulama.com- Ngaji Gus Baha: Nasihat Suami Istri dan Hukum Halal Haram Rokok Gus Baha dalam setiap kajiannya selalu menampilkan kisah-kisah yang menarik dan lucu. Cerita gus Baha kali ini mengisahkan kehidupan suami istri dalam rumah tangga. Diceritakan dalam rumah tangga tersebut sang istri selalu bersikap cerewet kepada suaminya karena kesal uangnya selalu dipakai membeli rokok dibanding untuk membeli keperluan kehidupan sehari-hari. Menurut Gus Baha sikap istri yang demikian tersebut bisa dibenarkan, karena kalau istri tidak cerewet maka keuangan dalam rumah tangga tersebut akan kacau. “Makanya saya minta, anda hubungan suami istri juga gitu, kalau dinasehati perempuan itu jangan terlalu PD kamu yang benar. Kadang cerewatnya dia juga benar. Misal, uang 20 Ribu kok dipakai rokok dan ngopi, bukan untuk beli beras. Itu jika gak ada yang cerewet kan ya kacau, secara ekonomi. Tapi, orang sudah melarat dilarang punya hiburan merokok ngopi, nanti kalau stress juga repot. Jadi ya pokoknya cukup, kalau ada khilaf  seperti itu ya kita (maklumi) Saya sering dapat laporan. “Gus, itu lho kasih tau, uang Cuma 20 ribu bukannya beli beras malah beli rokok”. Kata yang laki-laki jawabnya mudah. “gimana dong gus, saya ini santri, zina gak berani, dangdutan gak berani, hiburan rokok saja anda haramkan, kalau saya stres malah repot”. Ini kan seperti benar seperti salah. Yang perempuan pun saya bilangin, makanya nak, hidup itu yang kramat, jadi gak bergantung laki-laki. Makanyan harta bapakmu dibawa pulang, jadi punya uang. Jangan bergantung laki-laki”. Gus Baha juga menyampaikan ketika seorang istri ‘cerewet’ kepada suaminya, maka seorang suami juga jangan membantah. Terkadang sikap suami memang bisa salah dan perlu dinasehati oleh istrinya. Artinya dalam sebuah rumah tangga, suami dan istri  harus saling menasehati agar tercipta ketenangan. “Yang laki-laki juga saya bilangin, jadi laki-laki itu kalau dinasehati perempuan itu jangan membantah, kamu ini salah kok mbantah. Tidak gus, saya akan siap diam. Syaratnya tetap boleh rokok dan ngopi. Ya alasannya begitu. Orang-orang kaya itu hiburannya banyak, punya toko punya mobil punya apapun. Masak punya hiburan ngopi dan rokok kok gak boleh”. Mengenai masalah hukum rokok, Gus Baha mempunyai ‘pengalaman buruk’ saat ditanya seorang kiai sepuh mengenai masalah hukum rokok. Sang kiai tersebut meminta fatwa hukum rokok kepada Gus Baha. Masyarakat muslim Indonesia walaupun MUI memberikan fatwa terhadap suatu perkara, dalam hal ini MUI memberikan fatwa haram pada hukum rokok. Masyarakat muslim tidak serta merta mengikuti fatwa dari MUI, mereka terkadang lebih patuh terhadap fatwa kiai-kiai disekitarnya. Karena kiai-kiai tersebut lebih faham keadaan masyarakat disekitarnya sehingga kiai-kiai tersebut akan lebih bijak dalam memberikan fatwa kepada masyarakat disekitarnya. Seperti halnya gus Baha dalam memberikan fatwa hukum rokok kepada kiai sepuh tersebut sangat fleksibel sekali. “Saya masih ingat, punya kenangan buruk. MUI berfatwa mengharamkan rokok, masyhur. Saya ditanya Kyai yang sudah sakit sudah sepuh, Gus, saya tanya anda, anda jawab sayapun sami’na wa atho’na. Saya ini Kyai, hiburannya merokok di sudut mushola ketika malam. Punya kelompok merokok di pojok mushola. Kalau sudah habis ya sudah digores-gores di tembok, gak pakai asbak, ya alasannya begitu. Saya ini Kyai gus, pacaran gak pantes, nonton bioskop juga gak pantes. Hiburan saya ya kelompok rokok di pojok mushola. Kalau itu haram juga ya tidak punya hiburan. Masak anda masih mengharamkan. Ini tanya tapi menggiring. Aku pun bilang, ya sudah untuk anda tidak haram”. Tegas Gus Baha. Baca Juga Profil Gus Baha (Biografi, Karya dan Kumpulan Pengajian Lengkap)video

Ngaji Gus Baha: Saat Gus Baha Diminta Fatwa Hukum Rokok Oleh Kiai Sepuh

kalamulama.com- Ngaji Gus Baha: Nasihat Suami Istri dan Hukum Halal Haram Rokok Gus Baha dalam setiap kajiannya selalu menampilkan kisah-kisah yang menarik dan lucu. Cerita...
Kitab Syajarah al-Ma'arifvideo

Kitab Syajarah al-Ma’arif – Ngaji Gus Baha April 2019

KalamUlama.com - Ngaji Gus Baha' Menjelasan Kitab Syajarah al-Ma'arif  *) Sebelum ngaji di Masjid Bayt Al-Qur'an rabu lalu, gus Baha’ sedikit menjelaskan tentang kitab Syajarah al-Ma’arif,...
video

Ngaji Gus Baha : Kebanyakan Orang Ingin Menang Sendiri

KalamUlama.com –  Ngaji Gus Baha : Kebanyakan Orang Ingin Menang Sendiri. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia...
kalamulama.com- Seminar Tafsir Al Qurán Dan Hadits       Memaknai Al-Qur’an dengan menangkap pesan pokoknya adalah hal mudah bahkan banyak sekali, dan tidak terhitung jumlahnya non muslim menjadi muslim karenavideo

Ngaji Gus Baha: Seminar Tafsir dan Hadits di PP Fathul ‘Ulum Kwagean

kalamulama.com- Seminar Tafsir Al Qurán Dan Hadits       Memaknai Al-Qur’an dengan menangkap pesan pokoknya adalah hal mudah bahkan banyak sekali, dan tidak terhitung jumlahnya non...
kalamulama.com- Tangisan Gus Baha di Hadapan KH. Masbuhin Faqih Air mata Gus Baha pecah saat berpamitan dengan KH. Masbuhin Faqih, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Suci Gresik, usai memberi kuliah umum di hadapan para

Tangisan Gus Baha di Hadapan KH. Masbuhin Faqih

kalamulama.com- Tangisan Gus Baha di Hadapan KH. Masbuhin Faqih Air mata Gus Baha pecah saat berpamitan dengan KH. Masbuhin Faqih, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin...
kedekatan Mbah moen

CERITA KEDEKATAN MBAH MOEN DAN GUS BAHA

kalamulama.com - Beberapa tahun lalu, di sebuah pengajian kitab yang terbuka untuk umum, almarhum Mbah Moen Zubair ketika memberi pengantar tentang kealiman para tokoh...
Menurut Gus Baha bahwa dalam mencari ilmu itu memerlukan sanad ilmu. Logikanya Butuh Uang Saja Butuh Sanad, Apalagi Ilmu...video

Ngaji Gus Baha : Butuh Uang Saja Butuh Sanad, Apalagi Ilmu

KalamUlama.com –  Ngaji Gus Baha : Butuh Uang Saja Butuh Sanad, Apalagi Ilmu. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan...