Serba Serbi Islam

KH Munawwir

Ulama Nusantara : Sanad Keilmuan Al-Qur’an KH Muhammad Munawwir

kalamulama.com- Ulama Nusantara : Sanad Keilmuan Al-Qur'an KH Muhammad Munawwir. Jejaring ulama dan pesantren di nusantara memiliki mata rantai atau sanad keilmuan yang sambung...

Sayangilah Penduduk Bumi, Niscaya Allah Menyayangimu

Dalam Hadits Musalsal di mana hamba pernah mengambil sanad kepada KH. Ahmad Barizi MF, yang pertama kali dibaca adalah "al-Musalsal bil Awwaliyah" bunyinya begini: الرَّاحِمُونَ...

Hikmah : Pelajaran dari Semangka dan Kelapa

Oleh : Hadlrotil Al Marhum KH. Moh. Abdul Aziz Manshur ----------------------------------- Suatu ketika, terjadi dialog antara Kelapa yang sombong dengan semangka yang rendah hati. Dengan angkuhnya si...
Kisah Malaikat Maut Menampakkan Wujudnya Kepada Nabi Sulaiman (Kalam ulama) – Syaikh Abdurrahim Bin Ahmad Al-Qadli di dalam kitab Daqaiqul Akhbar tatkala menjelaskan ayat Allah SWT: قُلْ لَوْ كُنْتُمْ فِي بُيُوتِكُمْ لَبَرَزَ الَّذِينَ كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقَتْلُ إِلَىٰ مَضَاجِعِهِمْ ۖ Artinya: Katakanlah (Muhammad), “Meskipun kamu ada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditetapkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh.” (QS. Ali Imran: 154) Baca Juga :  Beliau mengisahkan suatu hikayat sebagai berikut: Konon, malaikat maut sering kali menampakkan wujudnya sebagai seorang lelaki dan mengunjungi Nabi Sulaiman –'alaihissalam– di istananya. Suatu hari saat dikunjungi, Nabi Sulaiman sedang berada dalam sebuah majelis pertemuan dan bercakap-cakap dengan pemuda yang berada di sampingnya. Selama kehadirannya, malaikat maut senantiasa melirik tajam ke arah pemuda tersebut. Hal ini membuat perasaan pemuda itu tidak enak dan gelisah. Takut jikalau malaikat maut akan berbuat sesuatu padanya. Akhirnya selepas majelis, sang pemuda berkata kepada Nabi Sulaiman: Wahai Nabi Allah, sudilah kiranya engkau perintahkan angin untuk menerbangkanku ke Negeri Cina. Nabi Sulaiman pun mengabulkan permohonan pemuda itu. Angin pun mematuhi perintah Nabi Sulaiman tersebut. Selang beberapa hari, malaikat maut kembali mengunjungi Nabi Sulaiman. Saat itu Nabi Sulaiman penasaran, mengapa malaikat maut melihat tajam kepada pemuda yang berada di sampingnya kemarin. Malaikat maut pun menjawab: Hari itu aku diperintahkan mencabut nyawa pemuda itu di Negeri Cina, akan tetapi aku heran mengapa ia masih berada di sampingmu. Oleh karena itu aku menatapnya tajam. Nabi Sulaiman pun lantas bercerita bahwa selepas pertemuan itu sang pemuda meminta diterbangkan ke Negeri Cina. Malaikat maut pun lantas menyahut: Pantas saja, setelah waktu itu aku menjumpainya di Negeri Cina dan mencabut nyawanya di sana! Bogor, 6 Februari 2018 Ustadz @adhlialqarni

Kisah Malaikat Maut Menampakkan Wujudnya Kepada Nabi Sulaiman

Kisah Malaikat Maut Menampakkan Wujudnya Kepada Nabi Sulaiman (Kalam ulama) – Syaikh Abdurrahim Bin Ahmad Al-Qadli di dalam kitab Daqaiqul Akhbar tatkala menjelaskan ayat Allah SWT: قُلْ...

11 Golongan Manusia Terbaik

من هم خيرُ الناس ؟ Siapakah sebaik-baik manusia? قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: Sabda Rasulullah sallallahu 'alayhi wasallam. ( خيركم من تعلم القرآن وعلمه) صحيح البخاري...
wali Qutub KH as'ad

KH. As’ad Syamsul Arifin, Wali Qutub dari Situbondo

kalamulama.com- KH. As'ad Syamsul Arifin, Wali Qutub dari Situbondo. Tidak ada yang menyangka, ternyata Mursyid 13 thariqah dan ulama besar NU ini adalah seorang...
Kalam Ulama – Tata Cara menghadiri Majlis Maulid Nabi SAW. (Diringkaskan dari kitab Azzahrul Baasim karya Mufti Betawi zaman Hindia Belanda, al-Habib Utsman bin 'Abdillah bin Yahya rohimahullohu ta'ala): Baca Juga : Bangsa Indonesia Adalah Bangsa Yang Dicintai Rasulullah SAW Dilaksanakan pada tempat-tempat yang terhormat seperti masjid, musholla, majelis-majelis, atau perkumpulan mulia, dan sebagainya. Tidak boleh ada pada tempat tersebut suatu patung-patung binatang atau manusia yang menjadi simbol pengagungan dan penyembahan terhadapnya (misal patung dewa, bunda maria, dan sejenisnya), karena hal tersebut dibenci oleh beliau (SAW) dan para Malaikat. Ketika membaca shirohnya (sejarahnya) yang terdapat dalam Kitab Maulid, tidak boleh bercampur didalamnya antara laki-laki dengan perempuan. Kecuali adanya hijab (batas/dinding) yang memisahkan antara perempuan dan laki-laki, sehingga aman dari fitnah. Jangan pula ada pada tempat diselenggarakannya, suatu permainan yang HARAM (misal judi dan sejenisnya). Sebab, hal itu akan mengantarkan pada kedurhakaan besar melanggar larangan Rosululloh SAW. Jangan pula ada pada tempat itu segala sesuatu yang beraroma busuk. Seperti rokok, cerutu, kandang binatang, dan sejenisnya. Maka hendaklah ada pada tempat itu segala sesuatu wewangian yang harum seperti dupa (gaharu bakar) atau bunga-bungaan. Hendaklah yang hadir pada tempat penyelenggaran itu membaca sholawat, dan janganlah satu sama lain saling bercerita, masing-masing "pasang" telinga mendengar kisah maulid yang dibacakan sambil membaca sholawat. Apabila nanti disebut akan dzohir (lahir dan hadir)-nya sang Nabi SAW ke dunia, maka seluruh yang hadir bersegera untuk bangun dan berdiri. Bukan atas dasar paksaan, tapi karena TAKDZIM (HORMAT), BAHAGIA, dan ANTUSIAS pada hadirnya beliau (SAW). Sehingga pada akhirnya segenap hadirin yang mematuhi aturan-aturan berlaku, kelak akan mendapatkan syafa'at (pertolongan) dari beliau (SAW) di yaumil akhir serta mendapatkan balasan yang berlipat ganda dunia wal-akhiroh. InsyaAlloh. اللهمّ صلّ على سيّدنا و شفيعنا محمّد وعلى آله وصحبه و سلّم واجعلنا من خيار امّته و من اهل شفاعته برحمتك يا ارحم الرّاحمين آمين "Allohumma Sholli 'ala Sayyidina wa Syafi'ina Muhammadin wa 'ala Aalihi wa Shohbihi wa Sallim waj'alnaa min khiyaari ummatihi wa min ahli syafaa'atihi, birohmatika Yaa Arhamarrohimiin, aamiin" (Yaa Alloh, limpahkanlah sholawat atas junjungan kami, Nabi kami yang memberi syafa'at bagi kami, yaitu Nabi Muhammad SAW dan atas keluarganya, dan sahabatnya, serta salam penghormatan atasnya, dan jadikanlah kami daripada umatnya yang terbaik dan yang mendapat syafa'atnya di hari kemudian dengan Rahmat-Mu wahai Tuhan yang memiliki sifat Kasih Sayang melebihi semua yang memiliki sifat kasih sayang, aamiin) wAllohu a'lam bishshowaab. Baca Juga : Tanya Jawab Islam: Apakah Nabi Menjawab Shalawat Dan Salam Dari Umatnya?

Beginilah Tata Cara Menghadiri Majlis Maulid Nabi SAW

Kalam Ulama – Beginilah Tata Cara menghadiri Majlis Maulid Nabi SAW. (Diringkaskan dari kitab Azzahrul Baasim karya Mufti Betawi zaman Hindia Belanda, al-Habib Utsman...

Doa Pendiri Pondok Lirboyo -KH. Manab Abdul Karim-

يا رب هيئ لنا من أمرنا رشدا # واجعل معونتك الحسنى لنا مددا Ya Rabbi, hayyi` lanaa min amrinaa rosyadaa Waj'al ma'unatakal husnaa lanaa madadaa Duhai Rabb,...
kalamulama.com- 11 Orang yang Mendapat Doa Malaikat Semoga kita termasuk didalamnya.... Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Rasulullah s.a.w bersabda, yang artinya: "Barang siapa yang tidur dalam keadaan suci, malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa: "Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan kerana tidur dalam keadaan suci." Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat. Rasulullah s.a.w bersabda yang artinya: "Tidaklah salah seorang antara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali kalangan malaikat akan mendoakannya: 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia.' " Orang yang berada di shaf pertama shalat berjamaah. Rasulullah s.a.w bersabda, yang artinya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya bershalawat ke atas (orang) yang berada pada shaf depan." Orang yang menyambung shaf pada shalat berjamaah: Rasulullah s.a.w bersabda, yang artinya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat selalu bershalawat kepada orang yang menyambung shaf." Kalangan malaikat mengucapkan 'aamiin' ketika seorang imam selesai membaca Al-Fatihah. Rasulullah s.a.w bersabda yang artinya: "Jika seorang imam membaca…(ayat terakhir al-Fatihah sehingga selesai), ucapkanlah oleh kamu 'aamiin' kerana siapa yang ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, dia akan diampuni dosanya yang telah lalu." Orang yang duduk di tempat shalatnya selepas melakukan shalat. Rasulullah s.a.w bersabda, yang artinya: "Kalangan malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia berada di dalam tempat shalat, di mana ia melakukan solat." Orang yang melakukan shalat Subuh dan Ashar secara berjamaah. Rasulullah s.a.w bersabda yang artinya: "Kalangan malaikat berkumpul pada saat sholat Subuh lalu malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga Subuh) naik (ke langit) dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. "Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu solat Ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat Asar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal lalu Allah bertanya kepada mereka: "Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?" Mereka menjawab: 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan solat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan solat, ampunilah mereka pada hari kiamat." Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan. Rasulullah s.a.w bersabda, yang artinya: "Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa pengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, malaikat itu berkata ‘aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.' " Orang yang membelanjakan harta (infak). Rasulullah s.a.w bersabda, yang artinya: "Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya, satu antara kedua-duanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak…' " Orang yang sedang makan sahur. Rasulullah s.a.w bersabda yang artinya: "Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat kepada orang yang sedang makan sahur." Orang yang sedang menjenguk orang sakit. Rasulullah s.a.w bersabda, yang artinya: "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang hingga petang dan di waktu malam hingga Subuh." semoga Allah selalu mengelompokkan kita kedalam golongan orang-orang yang di beri petunjuk... Sumber: FP Pondok Habib

11 Orang yang Mendapat Doa Malaikat

kalamulama.com- 11 Orang yang Mendapat Doa Malaikat Semoga kita termasuk didalamnya.... Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Rasulullah s.a.w bersabda, yang artinya: "Barang siapa yang...
tasawuf adalah

Habib Umar Bin Hafidz: Tasawuf Adalah Solusi Problematika Kehidupan Globalisasi

kalamulama.com - Tasawuf adalah Solusi Problematika Kehidupan Globalisasi Apa itu tasawuf? Apa itu sufi? Apa peranannya? Sang Guru Mulia Al Habib Umar bin Hafidz – menjawab. بسم...