Satra Islam

Cerpen : Amplop Abu-Abu

oleh: KH. A. Mustofa Bisri Kejadian ini mula-mula aku anggap biasa, tapi setelah berulang sampai lima-enam kali, aku jadi kepikiran. Sudah lima-enam kali kejadian itu,...

Qosidah al-Hujriyyah

Qosidah merupakan rangkaian bait syair yang terdiri dari 10 bait lebih. Qosidah al-Hujriyyah adalah bait-bait syair yang tertulis di sekeliling Hujroh an-Nabawiyah al-Muqoddasah (kamar...

PUISI “SUJUD”

Oleh : KH Ahmad Musthofa Bisri* Bagaimana kau hendak bersujud pasrah, sedang Wajahmu yang bersih sumringah, Keningmu yang mulia dan indah begitu pongah Minta sajadah agar tak menyentuh...

PUISI “DOA”

Karya : KH. D. Zawawi Imron* bila kau tampakkan secercah cahaya di senyap malam rusuh dan gemuruh mengharu biru seluruh tubuh membangkitkan gelombang lautan rindu menggebu menyala dan lagu-Mu yang...

Puisi Habib Luthfi untuk Baginda Nabi (SAW)

Kabut hitam menyelimuti dunia yang fana Terik matahari memanas di padang sahara Tangan-tangan yang kekar mengucurkan madu Ternyata tipuan belaka Suara kendang betalu-talu Dupa mewangi mengepul yang memabuk kasih Mawar-mawar yang...

Cerpen Gus Jakfar : Oleh A. Mustofa Bisri 

Di antara putera-putera Kiai Saleh, pengasuh pesantren "Sabilul Muttaqin" dan sesepuh di daerah kami, Gus Jakfar-lah yang paling menarik perhatian masyarakat. Mungkin Gus Jakfar...

Syair Kemerdekaan Republik Indonesia

Disusun oleh : Habib Idrus bin Salim Al-Jufri / Guru Tua (Palu) saat menyongsong momen Proklamasi 17 Agustus 1945 راية العز رفرفي في سمآء * أرضها...

KH Ahmad Musthofa Bisri “Di Luar Hening Langit”

Oleh : KH Ahmad Musthofa Bisri (Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang) di luar hening langit meredam ronta tangisku atas kehidupan penuh dendam ketika nurani menagih janji ketika kemerdekaan menuntut...

Imam Ahmad ibn Hanbal dan pemilik kios roti

Imam Ahmad diakhir hidup beliau pernah terlintas dibenaknya untuk mendatangi sebuah kota di Irak, kenapa kesana??... beliau tidak tahu, pokoknya ingin kesana. Lalu beliau...

PUISI “Aku Merindukanmu O Muhammadku”

Oleh : KH Ahmad Musthofa Bisri*Aku merindukanmu, o, Muhammadku Sepanjang jalan kulihat wajah-wajah yang kalah Menatap mataku yang tak berdaya Sementara...