Kajian Islam

Kalam Ulama Keutamaan Hari Jum’at yang Harus Kalian Tau

Keutamaan Hari Jumat yang Harus Kalian Tau – Kajian Islam

Kalam Ulama - Keutamaan Hari Jumat sangatlah banyak. Didalam Kitab Tankihul Qoul disebutkan bahwa Rosulullah SAW bersabda, “Sayyidul Ayyam (pimpinan hari) adalah hari jumat”. Hal...
Kalam Ulama - Keutamaan Dzikir, dan Doa Kepada Allah SWT Dalam QS Albaqarah ayat 152, Allah Swt berfirman : “Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku” Banyak ulama Ahli Tafsir berpendapat mengenai tafsir dari ayat tersebut. Diantaranya :  Menurut Ibnu Abbas : “Ingatlah kepada Ku dengan taat kepada Ku, maka Aku mengingat kalian dengan pertolongan-Ku”  Menurut Said bin Jubair : “Ingatlah AKU dengan taat kepada Ku, maka Aku ingat kalian dengan ampunan-Ku”  Menurut Ibnu Kisan : “Ingatlah Aku dengan syukur, maka Aku mengingat kalian dengan tambahan kenikmatan”  Pendapat lain mengatakan : “Ingatlah Aku dengan rindu dan cinta, maka Aku ingat kalian dengan dekat dan pertemuan”  Pendapat lain mengatakan : “Ingatlah Aku dengan doa, maka Aku ingat kalian dengan pemberian”  Pendapat lain mengatakan : “Ingatlah Aku dengan taubat, maka Aku ingat kalian dengan ampunan”  Pendapat lain mengatakan : “Ingatlah Aku dengan sungguh-sungguh dalam ibadah, maka Aku ingat kalian dengan menyempurnakan nikmat” Sayyidi As-syaikh Abdul Qodir (r.a) memberi penjelasan bahwa dengan berdzikir kepada Allah Swt memiliki faidah dan kemuliaan yang sangat besar. Rosulullah SAW bersabda : Tanda Cinta (kepada) Allah adalah berdzikir kepada Allah SWT. . . . . (HR Baihaqi dari Anas bin Malik) Didalam riwayat lain di sebutkan bahwa Berdzikir kepada Allah menjadi obat bagi hati. Sabda Baginda Rasulullah Saw : 1. “Dzikir yang paling utama adalah Laa ilaaha Illallah” 2. “Barangsiapa yang mengucapkan : Subhanallah wal hamdu lillah wala ilaaha illallah wallahu akbar wala haula wala quwwata illa billahil aliyyil azhim sekali, maka Allah menulis seratus ribu kebaikan unuknya, menghapus darinya seratus ribu kejelekan, dan mengangkat untuknya seraus ribu derajat.” 3. “Dua kalimat yang ringan di ucapkan oleh lisan, berat di timbangan pada (yaumul mizan), dan di sukai oleh Allah Ar-Rahman : subhanallah wa bihamdihi subhanalllahil adhim” (HR Ahmad, Bukhori, Muslim, Tirmidzi, dan Ibn Majah dari Abu Hurairah) Sayyidil Habib Aydrus Alaydrus menyampaikan nasihat mulia : “Jangan lewatkan hari- harimu dengan tanpa berdzikir (mengingat) Allah Swt dan membaca kalam Nya (alquran) serta Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, sungguh (seperti) itu adalah kebiasaan para salafus-shalih” Semoga kita semua senantiasa termasuk golongan orang-orang yang ahli berdzikir, bersholawat, ahli ilmu dan ahli quran. Aamiin Yaa rabbal alamiin Sumber : Kitab Bulughul Marom karya Ibn Hajar Al-Asqolaniy Kitab Tankihul Qoul karya Syaikh Nawawi bin Umar Al-Jawi

Keutamaan Dzikir, dan Doa Kepada Allah SWT

Kalam Ulama - Keutamaan Dzikir, dan Doa Kepada Allah SWT Dalam QS Albaqarah ayat 152, Allah Swt berfirman : “Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku...
Hukum Cashback dalam Islam

Hukum Cashback dalam Islam, Apakah sama dengan Riba?

Kalam Ulama - Hukum Cashback dalam Islam, Apakah sama dengan Riba? Salah satu sebab keharaman e-money konon gara-gara ada cashback ini. Asumsinya, ketika kita isi...
Kalam Ulama - Saat Ziarah Kubur Menghadap Kemana? Menghadap ke kiblat ﻭﻋﻦ اﻟﺤﻜﻢ ﺑﻦ ﺣﺎﺭﺙ اﻟﺴﻠﻤﻲ، «ﺃﻧﻪ ﻏﺰا ﻣﻊ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺛﻼﺙ ﻏﺰﻭاﺕ ﻗﺎﻝ: ﻗﺎﻝ ﻟﻨﺎ: ﺇﺫا ﺩﻓﻨﺘﻤﻮﻧﻲ ﻭﺭﺷﺸﺘﻢ ﻋﻠﻰ ﻗﺒﺮﻱ اﻟﻤﺎء ﻓﻘﻮﻣﻮا ﻋﻠﻰ ﻗﺒﺮﻱ ﻭاﺳﺘﻘﺒﻠﻮا اﻟﻘﺒﻠﺔ ﻭاﺩﻋﻮا ﻟﻲ». Dari Hakam bin Harits As-Sulami bahwa ia berperang bersamaan dengan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam sebanyak 3x perang. Hakam berkata: "Jika kalian menguburku dan menyiram kuburku dengan air, maka berdirilah di atas kuburku, menghadaplah ke kiblat dan doakan untukku" ﺭﻭاﻩ اﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﻓﻲ اﻟﻜﺒﻴﺮ، ﻭﻓﻴﻪ ﻋﻄﻴﺔ اﻟﺪﻋﺎء، ﻭﻟﻢ ﺃﻋﺮﻓﻪ. Hadis riwayat Thabrani dalam Al-Kabir di dalamnya ada Athiyyah Dua', saya tidak tahu tentang dirinya (Majma' Az-Zawaid) .Berhadapan Dengan Wajah Mayit Imam Al-Ghazali berkata: ﻭاﻟﻤﺴﺘﺤﺐ ﻓﻲ ﺯﻳﺎﺭﺓ اﻟﻘﺒﻮﺭ ﺃﻥ ﻳﻘﻒ ﻣﺴﺘﺪﺑﺮ اﻟﻘﺒﻠﺔ ﻣﺴﺘﻘﺒﻼ ﺑﻮﺟﻬﻪ اﻟﻤﻴﺖ Dianjurkan saat ziarah kubur untuk berdiri membelakanginya kiblat seraya menghadapkan wajahnya ke arah mayit (Ihya' Ulumiddin, 4/491).

Saat Ziarah Kubur Menghadap Kemana?

Kalam Ulama - Saat Ziarah Kubur Menghadap Kemana? Menghadap ke kiblat ﻭﻋﻦ اﻟﺤﻜﻢ ﺑﻦ ﺣﺎﺭﺙ اﻟﺴﻠﻤﻲ، «ﺃﻧﻪ ﻏﺰا ﻣﻊ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ...
Kalam Ulama - Aturan Sosial Tak Tertulis Dalam Pergaulan Oleh : Adhli Al - Qarni Dalam pergaulan ada aturan - aturan sosial yang sepatutnya kita penuhi. Berikut beberapa aturan tersebut : Jangan menelepon seseorang lebih dari dua kali secara terus menerus. Jika mereka tidak mengangkat telepon Anda, itu berarti mereka memiliki sesuatu yang lebih penting untuk diperhatikan. Ketika seseorang menjatuhkan sesuatu di lantai secara tidak sengaja atau menjatuhkan makanan dari piring atau tidak tahu bagaimana menggunakan pisau/garpu, jangan menatap mereka. Hal yang sama berlaku untuk orang yang bersin, batuk, atau bahkan kentut yang tidak terkendali. Ini adalah reaksi yang tidak disengaja. Selalu lewati menggunakan wastafel yg sedang digunakan dan jangan berdiri di sampingnya. Itu membuat gelisah bagi orang yg ada di situ. Kembalikan uang yang telah Anda pinjam bahkan sebelum orang lain ingat meminjamkannya kepada Anda. Baik itu 1 rupiah atau 100,000 Rupiah. Ini menunjukkan integritas dan karakter Anda. Sama halnya dengan payung, pena, dan kotak makan siang. Jangan pernah memesan hidangan mahal di menu ketika seseorang mentraktir Anda untuk makan siang/makan malam. Jika mungkin minta mereka untuk memesan makanan pilihan mereka untuk Anda. __________________________________________________________ Jangan mengajukan pertanyaan canggung seperti "Oh, jadi kamu belum menikah?" Atau "Apakah kamu tidak punya anak?" atau "Mengapa kamu tidak membeli rumah?" Demi Tuhan, itu bukan masalahmu. Selalu buka pintu untuk orang yang datang di belakang Anda. Tidak masalah apakah itu laki-laki atau perempuan. Anda tidak menjadi kecil dengan memperlakukan seseorang dengan baik di depan umum. Jika Anda naik taksi dengan seorang teman, dan ia membayar sekarang, Anda membayar lain kali. Hormati pendapat politik yang berbeda. Jangan pernah menyela pembicaraan orang. __________________________________________________________ Jika Anda menggoda seseorang, dan mereka sepertinya tidak menikmatinya, hentikan dan jangan pernah melakukannya lagi. Ucapkan, "Terima kasih" ketika seseorang membantu Anda. Puji di depan umum. Mengkritik secara pribadi. Hampir tidak pernah ada alasan untuk mengomentari berat badan seseorang. Katakan saja, "Kamu terlihat luar biasa." Jika mereka ingin berbicara tentang menurunkan berat badan, mereka akan melakukannya. Jika Anda mendapatkan penerbangan panjang atau naik kereta api, mandilah sebelumnya. Orang di sebelah Anda akan menghargainya. __________________________________________________________ Ketika seseorang menunjukkan foto pada ponselnya kepada Anda, jangan geser ke kiri atau kanan. Anda tidak pernah tahu apa selanjutnya. Jika seorang kolega memberi tahu Anda bahwa mereka memiliki janji temu dokter, jangan tanya untuk apa, katakan saja harap Anda baik-baik saja. Jika mereka ingin membicarakannya, mereka akan melakukannya dan Anda tidak menempatkan mereka pada posisi yang tidak nyaman karena harus memberi tahu Anda tentang penyakit mereka. Perlakukan petugas pembersih/OB dengan rasa hormat yang sama seperti anda memperlakukan CEO. Tidak ada yang akan terkesan oleh betapa kasarnya Anda memperlakukan seseorang di bawah Anda, tetapi orang-orang akan memperhatikan jika Anda memperlakukan mereka dengan hormat. Jika seseorang berbicara langsung kepada Anda dan anda menatap HP maka Anda tidak sopan. Jangan pernah memberi saran sampai Anda diminta. ____________ Catatan: Disampaikan oleh Bu Nyai Nur Hamida, istri dari Syaikhona Kiai Muhammad Danial Nafis, Khadim Zawiyah Arraudhah Jakarta.

Aturan Sosial Tak Tertulis Dalam Pergaulan

Kalam Ulama - Aturan Sosial Tak Tertulis Dalam Pergaulan Oleh : Adhli Al - Qarni Dalam pergaulan ada aturan - aturan sosial yang sepatutnya kita penuhi. Berikut...
Kalam Ulama - Nasehat Islami dari Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili dalam Mencari Guru yang Membawa Diri Kepada Allah. Semua guru agamamu mengajar yang Allah itu ada (wujud) akan tetapi carilah guru yang dapat memimpin kita kehadrat-Nya. “Lawlaa murobbi maa 'araftu robbi” (Tanpa Guruku, aku takkan mengenal Tuhanku). Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili mengatakan lagi: “Siapa yang menunjukkan dirimu kepada dunia, maka ia akan menghancurkan dirimu. Siapa yang menunjukkan dirimu pada amal, ia akan memayahkan dirimu. Dan barangsiapa menunjukkan dirimu kepada Allah Swt. maka, ia pasti menjadi penasihatmu”. Firman Allah dalam Hadis Qudsi: “Jadikanlah dirimu berserta Allah, jika engkau belum berserta Allah maka jadikanlah dirimu berserta dengan orang yang telah berserta Allah niscaya dialah yang akan membawamu kehadrat Allah.” -- Nasehat dari Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili.

Nasehat Islami dari Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili dalam Mencari Guru

Kalam Ulama - Nasehat Islami dari Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili dalam Mencari Guru yang Membawa Diri Kepada Allah. Semua guru agamamu mengajar yang Allah itu ada...
Kalam Ulama - SEKELUMIT KEUTAMAAN ILMU DAN AHLUL ILMI. Allah SWT berfirman: ﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ (المجادلة - ١١)﴾. "Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan". Rasulullah SAW bersabda: "تَعَلّمُوا العِلْمَ وَتَعَلّمُوْا لِلْعِلْمِ السّكِيْنَةَ وَالْوَقَارَ وَتَوَاضَعُوْا لِمَنْ تَتَعَلّمُونَ مِنْهُ". (رواه الطبراني) "Belajarlah kalian ilmu (agama) dan belajarlah karena (menghormati) ilmu ketentraman dan ketenangan, serta rendah hatilah kepada orang yang kalian belajar (ilmu agama) darinya". (HR. At-Thabarani). عن أنس -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: "إذا مررتم برياض الجنة فارتعوا" قالوا: يا رسول الله وما رياض الجنة؟ قال: "حلق الذكر". ( رواه الترمذي ) وفي رواية عن ابن عباس -رضي الله عنه- "مجالس العلم" (المعجم الكبير) "Tatkala kalian menjumpai taman-taman surga maka singgahlah dengan senang". Mereka bertanya: Wahai Rasulullah, apa itu taman surga? Beliaupun menjawab: "Halaqoh-halaqoh dzikir". Dalam riwayat yang lain "Majlis-majlis ilmu".

SEKELUMIT KEUTAMAAN ILMU DAN AHLUL ILMI

Kalam Ulama - SEKELUMIT KEUTAMAAN ILMU DAN AHLUL ILMI. Allah SWT berfirman: ﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ...
Kalam Ulama - Tragedi Sifat Shalat Nabi

Kalam Ulama – Tragedi yang Terjadi Pada Sifat Shalat Nabi

Kalam Ulama - Tragedi Sifat Shalat Nabi Beberapa kekeliruan mendasar dalam memahami sifat shalat Nabi adalah hanya bermodalkan  membaca teks hadits secara harfiyah. Kalau bicara shahihnya...

Kalam Ulama – Jasa Para Ulama bagi Semesta Alam

Kalam Ulama - Jasa Ulama bagi Semesta Alam Dari Abu Darda’ Radiyallahu ‘Anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda إِنَّ العَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ...
Kalam Ulama,  NIAT-NIAT YANG DIAJARKAN SALAFUSSHOLIH PADA PERMULAAN BULAN RAJAB Di awal bulan Rajab 1440 H ini yang Insya Allah jatuh hari Jum'at 8 Maret 2019 Mari kita berniat bersama, sebagaimana yg diajarkan oleh SALAFUSSHOLIH untuk berniat dengan niat yang Sholeh نويت كما نوي مشايخنا واسلافنا الصالحون عند استقبال شهر رجب وفي أول ليلة من رجب وفي شهر رجب Nawaitu kamaa nawa Masyaayikhuna wa aslaafunas shoolihuuna 'indastiqbaali Syahri Rojaba wa fii awali lailatin min Rojaba wa fii Syahri Rojaba. [irp] Niat saya sebagaimana niat guru2 kita dan Ulama salafus Sholihiin, ketika menyambut bulan Rajab pada permulaan bulan Rajab dan pada bulan Rajab. Niat saya memperbanyak istghfar, puasa sunnah, shodaqoh serta amal amal kebaikan untuk mencari keridho'anMu Ya Allah. Saya niat Taubah sungguh-sungguh (nasuha) dari segala dosa dan kesalahan yang saya kerjakan sengaja atau tidak sengaja. Saya niat Taubat dari segala amal amal yg wajib yang tidak saya kerjakan sengaja ataupun tidak. Saya niat menjaga mata dari hal-hal yg tidak Engkau Ridhoi Saya niat menjaga lisan dari ucapan ucapan yg tidak Engkau ridho'i (Ghibah, bohong, caci maki, namimah, membuka aib orang lain, dsb). Saya niat menjaga telinga dari mendengar suara yg tidak Engkau Ridho'i. Saya niat menjaga tangan dan kaki dari menggerakkannya untuk sesuatu yg tidak engkau Ridho'i Saya niat menjaga seluruh tubuhku dari sesuatu yang tidak Engkau Ridho'i. Saya niat menjaga hati dari penyakit-penyakitnya (ujub, sombong, dengki, Riya, su'uzhon, cinta & mengagungkan dunia, suka dari hal hal yg tidak Engkau Ridhoi). Saya niat menghiasi diri dan hati kami dari kebaikan kebaikan yg Engkau Ridho'i. [irp posts="4866" name="Amalan dan Keutamaan Bulan Rajab Lengkap"] Do'a Ya Allah...bukakanlah pintu Taubat dan Kebaikan kepada kami... Kami tidak mampu melaksanakan kebaikan dan tidak mampu berhenti dari perbuatan dosa dan kesalahan kecuali dengan Taufiq dan kemudahan dari Mu. Ya Allah Berkahi kami di Bulan Rajab dan Sya'ban dan sampaikan kami di Bulan Ramadhan. امين يا رب العالمين. اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وأصحابه أجمعين.

NIAT – NIAT YANG DIAJARKAN SALAFUSSHOLIH PADA PERMULAAN BULAN RAJAB

Kalam Ulama,  NIAT-NIAT YANG DIAJARKAN SALAFUSSHOLIH PADA PERMULAAN BULAN RAJAB Di awal bulan Rajab 1440 H ini yang Insya Allah jatuh hari Jum'at 8 Maret...