Kajian Islam

Kajian Maulid Diba’ #23 : Wa Qiila Liba’dhihim

اللهم صل وسلم وبارك عليه Ya Alloh tetapkanlah limpahan rahmat dan salam serta keberkahan kepadanya (Nabi Muhammad) وَقِيْلَ لِبَعْضِهِمْ كَأَنَّ وَجْهَهُ الْقَمَرُ Pernah ditanyakan oleh sebagian orang:...
kalamulama.com- 42 RAHASIA DAHSYATNYA SHALAWAT NABI MENURUT SYAIKH ABDUL QADIR AL JAILANI. Syeikh Abdul Qadir Al Jailani qaddasallah sirrahu, memberi nasihat: Ketahuilah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah salah satu ibadah paling mulia, bentuk ketaatan paling luhur, ibadah yang paling tinggi nilainya yang diperintahkan Allah SWT kepada kita, sebagai bentuk penghormatan, pemuliaan dan pengagungan terhadap derajat beliau. Orang yang membaca shalawat dijanjikan akan mendapatkan tempat paling indah di akhirat dan pahala paling besar. Membaca shalawat adalah amal perbuatan yang menyelamatkan, ucapan paling utama, ibadah yang menguntungkan, mengandung barokah paling banyak, dan ahwal yang paling kokoh. Dengan membaca shalawat, seorang hamba bisa meraih keridhaan Tuhan yang Maha Penyayang. Memperoleh kebahagiaan dan restu Allah SWT, barokah-barokah yang dapat dipetik, doa-doa yang terkabulkan, bahkan dia bisa naik ke tingkatan derajat yang lebih tinggi, serta mampu mengobati penyakit hati,dan diampuni dosa-dosa besarnya. Allah SWT berfirman: إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىِّ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi; wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu kepadanya dan ucapkan salam kepadanya.” (QS Al-Ahzab [ 33]: 56) Dalam Kitab AsSafinah Al Qadir iyah, Syeikh Abdul Qadir Al Jailani menjelaskan tentang keutamaan-keutaman bershalawat kepada Rasulullah SAW dengan merujuk apa yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Furhan dalam kitab Haqa’iq Al Anwar. Beliau menyebut 42 keutamaan dan keuntungan bershalawat kepada Nabi. Menurutnya, Membaca shalawat kepada Nabi membuahkan banyak faedah yang bisa dipetik oleh seorang hamba: Bershalawat untuk Nabi berarti melaksanakan perintah Allah SWT. Bershalawat untuk Nabi berarti meniru Allah yang bershalawat kepada Nabi. Bershalawat untuk Nabi berarti meniru malaikat-malaikat-Nya yang bershalawat kepada Nabi. Mendapat balasan 10 kali lipat shalawat dari Allah SWT untuk diri kita pada setiap shalawat yang kita ucapkan. Allah akan mengangkat derajat orang yang membaca shalawat 10 tingkat lebih tinggi.. Mendapat 10 catatan kebaikan. Allah SWT menghapuskan 10 dosa keburukan. Berpeluang besar doanya akan dikabulkan Allah SWT. Shalawat adalah syarat utama mendapat syafaat dari Rasulullah SAW. Shalawat adalah syarat untuk mendapat ampunan Allah dan akan ditutup segala aib. Shalawat adalah syarat untuk memperoleh perlindungan dari segala hal yang ditakutinya. Shalawat adalah syarat seseorang dapat dekat kepada Rasulullah SAW. Nilai shalawat sama dengan nilai sedekah. Shalawat adalah alasan bagi Allah dan para malaikat untuk membacakan shalawat balasan. Shalawat adalah syarat kesucian jiwa dan raga bagi pembacanya. Terpenuhinya segala keinginan. Shalawat adalah alasan seseorang mendapat kabar baik bahwa dirinya kelak akan memperoleh surga. Shalawat adalah faktor memperoleh keselamatan di Hari Kiamat. Shalawat adalah alasan bagi Rasulullah SAW untuk mengucapkan shalawat balasan. Shalawat dapat membuat pembacanya teringat akan semua hal yang dilupakannya. Shalawat dapat membuat harumnya sebuah majelis pertemuan dan orang-orang yang hadir tidak mendapat kerugian di Hari Kiamat kelak. Shalawat dapat menghilangkan kemiskinan dan kefakiran bagi pembacanya. Shalawat dapat menghapus julukan orang kikir ketika shalawat dibacakan. Shalawat menjadi penyelamat dari doa ancaman Rasulullah bagi orang yang membaca shalawat ketika namanya disebutkan. Shalawat akan mengiringi perjalanan pembacanya kelak di atas jembatan menuju surga dan akan menjauh dari orang yang tidak membacanya. Shalawat akan menghilangkan keburukan-keburukan di suatu majelis pertemuan yang tidak dimulai dengan menyebut nama Allah dan Rasul-Nya. Shalawat adalah penyempurna pahala dari sebuah percakapan yang dimulai dengan menyebut nama Allah dan membaca shalawat kepada Rasul-Nya. Shalawat adalah faktor yang dapat menyelematkan seorang hamba ketika berada di atas jembatan menuju surga. Shalawat menghapus status sebagai pembenci shalawat. Shalawat adalah alasan bagi Allah untuk mengumumkan pujian baiknya kepada pembaca shalawat tersebut di hadapan semua makhluk, baik di bumi maupun di langit. Shalawat dapat mendatangkan rahmat Allah. Shalawat dapat mendatangkan berkah. Shalawat dapat melanggengkan dan mempertebal cinta kepada Rasulullah SAW dimana cinta ini merupakan simpul pokok keimanan.Dan, keimanan seseorang belum sempurna tanpa adanya cinta kepada Nabi. Shalawat dapat memikat hati Rasulullah agar mencintai dirinya. Shalawat mendatangkan hidayah dan menghidupkan hati yang telah mati. Shalawat adalah syarat agar nama pembacanya disebut-sebut di hadapan Rasulullah SAW. Shalawat dapat memantapkan iman dan Islam serta membacanya sama dengan memberi hak yang layak diterima oleh Rasulullah SAW. Shalawat merupakan bentuk syukur kita atas segala nikmat dari Allah SWT. Bacaan shalawat mengandung dzikir, syukur dan pengakuan atas nikmat Allah SWT. Shalawat yang dibaca seorang hamba adalah bentuk doa dan permohonan kepada Allah, terkadang doa itu dipersembahkan kepada Nabi SAW dan tak jarang pula untuk dirinya sendiri, karena shalawat dapat mendatangkan tambahan pahala. Shalawat adalah buah yang paling manis dan faedah paling utama yang dapat didatangkan dari pembacaan shalawat atas Nabi adalah melekatnya gambaran seorang Nabi yang mulia di dalam jiwa pembacanya. Memperbanyak bacaan shalawat atas Nabi SAW menjadikan dirinya satu tingkatan dengan derajat seorang Syeikh Murabbi (guru spiritual). (As Safinah Al Qadiriyah Li Asy Syaikh ‘Abd Qadir Al Jailani Al Hasani) ALLAHUMMA ShOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHI WA ShOHBIHI WA SALLIM ‘ADADA KULLI DzARROTIN ALFA MARROH. Artinya: Ya Allah berilah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarganya dan shahabatnya sebanyak tiap-tiap debu/dzarrah seribu kali. Bacalah shalawat tersebut sebanyak-banyaknya selama di bulan Rabi’ul Awwal ini, kalau dapat bacalah setiap harinya 300x atau minimal 100x. Sumber: FP Kumpulan Shalawat

42 RAHASIA DAHSYATNYA SHALAWAT NABI MENURUT SYAIKH ABDUL QADIR AL JAILANI

kalamulama.com- 42 RAHASIA DAHSYATNYA SHALAWAT NABI MENURUT SYAIKH ABDUL QADIR AL JAILANI. Syeikh Abdul Qadir Al Jailani qaddasallah sirrahu, memberi nasihat: Ketahuilah membaca shalawat kepada...
Kajian Islam (Kalam Ulama). One Day One Hadits #17 : Muslim Yang Sempurna بسم الله الرحمن الرحيم كتاب الإيمان باب الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ. رواه الترمذي Artinya : Dari Abu Hurairah (w. 58 H) dia berkata, Rasulullah shalallah 'alaih wa sallam bersabda: "Muslim (yang sempurna) adalah seseorang yang selamat muslim yang lain dari gangguan lisan dan tangannya". H.R. al-Tirmidzi (w. 279 H) Baca Juga One Day One Hadits #16 : Menghargai Sesama Istifadah Hadits di atas menganjurkan bagi setiap muslim agar berbuat baik kepada muslim yang lainnya. Baik itu lewat lisan, ataupun lewat tangannya. Artinya seorang muslim harus sadar bahwa menyakiti muslim lainnya itu dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Baik itu menyakiti lewat lisan dengan ucapan-ucapan yang tidak baik, dan juga lewat perbuatan yang tidak baik. Minggu 06 Rabi'ul Akhir 1439 H/ 24 Desember 2017 M [Lembaga Kajian & Riset Rasionalika Darus-Sunnah]

One Day One Hadits #17 : Muslim Yang Sempurna

Kajian Islam (Kalam Ulama). One Day One Hadits #17 : Muslim Yang Sempurna بسم الله الرحمن الرحيم كتاب الإيمان باب الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ...

Kajian Maulid Diba’ #20 : Fabainamal Habib

اللهم صل وسلم وبارك عليه Ya Alloh tetapkanlah limpahan rahmat dan salam serta keberkahan kepadanya (Nabi Muhammad) فَبَيْنَمَا الْحَبِيْبُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْصِتٌ لِسَمَاعِ تِلْكَ...

Kajian Maulid Diba’ #18 : Fabainama Huwa

اللهم صل وسلم وبارك عليه Ya Alloh tetapkanlah limpahan rahmat dan salam serta keberkahan kepadanya (Nabi Muhammad) فَبَيْنَمَا هُوَ ذَاتَ يَوْمٍ نَاءٍ عَنِ الْأَوْطَانِ Suatu hari, ketika...
KalamUlama.com - Sempatkan bangun malam untuk melakukan sholat ini, karena ternyata banyak sekali keistimewaannya. Sholat Tahajud adalah sunah utama Rasulullah, sebuah ikhtiar untuk meraih syafaat Rasulullah. Akan tetapi, umat muslim banyak yang tak melaksanakannya. Padahal keistimewaannya sangat banyak sekali. Semoga tidak pernah ada kata bosan untuk selalu saling mengingatkan. Ada kenikmatan yang tak terkatakan dalam setiap Tahajud kita. Dengan tadabur dan dibaca pelan, inilah sungguh keistimewaan shalat Tahajud. Tahajud adalah syariat Allah, sebuah upaya meraih cinta dan rahmat-Nya. Tahajud adalah sunnah utama Rasulullah, sebuah ikhtiar untuk meraih syafaat Rasulullah. Penikmat Tahajud akan dicintai, dikagumi, didoakan, dan diaamiinkan doanya oleh para malaikat “Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyuk dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam.” (QS al-Muzammil: 6) 11 KEISTIMEWAAN SHALAT TAHAJUD 1. Menjadi Jembatan Untuk Mendapatkan Tiket Surga “Hai Sekalian Manusia! Sebarkanlah salam, dan bagikanlah makanan serta sambunglah silaturahmi dan tegakkan lah sholat malam saat manusia yang lain sedang tertidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah). Itulah sebuah hadis yang terkait dengan keistimewaan sholat tahajud yang di katakan Rasulullah SAW saat itu kepada Abdullah Ibnu Muslim. Dengan begitu tidak ada hal yang tidak mungkin ketika kalain selalu mengerjakan sholat tahajud di malam hari untuk kehidupan di dunia ini. 2. Amalan yang Membantu di Akhirat Selain hadis diatas, ada juga ayat yang terkandung didalam Al-Quran terkain sholat malam ini. Dimana dalam surat Az-Zariyat ayat 15-18 telah di sebutkan bahwa orang yang senantiasa melakukan sholat malam atau tahajud ketika orang lain tertidur di tengah malam, insyaalah akan mendapatkan sebuah basalan yang setimpal yang di berikan oleh Allah ketika kelak sudah berada di akhirat. Dimana dalam ayat tersebut dengan jelas menyebutkan bahwa: Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah SWT berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18) 3. Sarana Meraih Kemuliaan Salah satu keistimewaan sholat tahajud yang di raih setiap orang yang menajalnkannya adalah akan memperoleh kemuliaan yang tiada tara dari Allah SWT. Hal ini juga pernah disabdakan oleh Rasululloh SAW lewat hadis yang beartikan: “Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi) 4. Pelepas Ikatan Setan Banyak sekali keistimewaan yang akan diraih setiap orang gemar mengerjakan sholat tahajud. Selain beberapa keistimewaan yang sudah kami sampaikan diatas, kalian juga akan mendapatkan keistimewaan berupa terlepasnya dari ikatan setan atai jin. Hal ini pun telah di riwayatkan oleh Abu Hurairah ra yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Setan akan mengikat kepala seseorang yang sedang tidur dengan ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang itu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka terlepaslah ikatan pertama, apabila ia berwudhu maka akan terbukalah ikatan kedua, apabila di shalat akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa bersemangat dan ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan jiwa.” (HR. Muslim) 5. Dapat Menjaga Kesehatan Rohani Ketika kita selalu rutin dalam mengerjakan amalan ibadah yang paling utama di malam hari ini tentu saja akan ada keistimewaan yang bisa diraih. Yang mana selain keistimewaan sholat tahajud daiats, kalian juga akan bisa mendapat kesehatan rohani yang cukup terjaga. Dimana hal ini jelas sudah di tegaskan oleh Allah SWT dengan mengatkan bahwa oran yang selalu sholat tahajud akan selalu mempunyai sifat yang rendah hati dan ramah dan refleksi ketenangan jiwa didalam kehidupan sehari-hari. Allah Berfirman, “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64) 6. Mendekatkan Diri Kepada Allah Hal yang akan selalu terasa baik dalam kehidupan ataupun dalam beribadah ketika kita sebagai umat muslim selalu rajin mengamalkan beragam kewajibannya sebagai umat muslim dan juga sunnah Rasulullah SAW adalah kedekatan diri kita kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Hal ini juga sudah tertulis pada sebuah hadis Rasulullah SAW yang bersabda: Hendaklah kalian melaksanakan sholat malam karena sholat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa.” (HR. Tirmidzi, Al-Hakim, Baihaqi. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaa Al Ghalil). 7. Diangkatnya Derajat ke Tempat yang Terpuji oleh Allah keistimewaan sholat tahajud bagi kehidupan ? Dan yang paling menarik dari sekian banyaknya adalah akan mendapatkan derajat yang tinggi dan terpuji di hadapan Allah. Bahkan didalam Al-Quran juga telah di cantumkan pada QS. Al-Isra ayat 79: “Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS A1-Isra: 79). Sementara itu keterangan yang lain terkait keistimewaan sholat tahajud ini juga bisa di lihat dari hadist Rasulullah SAW yang di riwayatkan oleh Abi Darda r.a, dimana berliau pernah berkata: “Setidaknya Ada 3 macam manusia, Allah SWT mencintai mereka, tersenyum kepada mereka, dan merasa senang dengan mereka, yaitu salah satunya adalah orang yang memiliki istri cantik serta tempat tidur lembut dan bagus. Kemudian ia bangun malam (untuk sholat), lalu Allah SWT berkata: ‘Ia meninggalkan kesenangannya dan mengingat Aku. Seandainya ia berkehendak, maka ia akan tidur.” (Riwayat Ath-Thabrani). 8. Waktu Doa kita mudah Terkabul Banyak sekali hadis yang mengatakan bahwa dengan kita melakukan shoalt tahajud dimalam hari ketika orang lain sedang tertidur pulas, maka Allah akan senantiasa mendengarkan apa yang kalian katakan. Oleh karena itu memanjatkan doa setelah sholat tahajud juga menjadi waktu yang paling tepat dan baik agar doa yang sudah kita panjatkan segera terkabul dan dikabulkan oleh Allah. Dan berikut adalah beberapa hadis yang terkait dengan hal tersebut: “Allah turun ke langit dunia setiap malam pada 1/3 malam terakhir. Allah lalu berfirman, Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepadakepada- Ku tentu Aku ampuni. Demikianlah keadaannya hingga terbit fajar” (HR. Bukhari no. 145 dan Muslim no.758) “Sesungguhnya di malam hari, ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim) “Di waktu malam terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam.” (HR. Muslim No. 757) 9. Wajah tampak Bersinar Bercahaya dan Bersih Dengan kita selalu menjalankan ibadah sholat sunnah tahajud, maka dikatakan bahwa setiap mereka yang melakukannya akan mendapatkan kemuliaan sholat tahajud berupa wajah yang tampak bersinar dan bercahaya bersih ketika di lihat oleh orang lain. Fadhilah sholat tahajud ini juga pernah dijelaskan oleh Hasan Al-Basri ra saat beliau ditanya oleh sahabat dengan pertanyaan “Mengapa orang yang bertahajud di waktu malam memiliki muka yang bagus?”, beliaupun langsung menjawabnya dengan jawaban “Karena mereka menyendiri bersama Tuhan-nya pada malam hari, kemudian Allah memberikan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaamallail). 10. Dipermudah Dihari Kiamat Ada banyak sekali fadhilah sholat tahajud yang akan kita peroleh ketika seringkali mengerjakannya. Selain yang sudah kami sebutkan diatas, ada juga fadhilah yang akan membuat kita dipermudah di hari kiamat nanti. Yah Kiamat merupakan hari dimana semua mahluk dan alam semesta akan hacur dan kembali ke pada Allah SWT. Hal ini juga sudah tertuang pada sebuah hadist yang berbunyi: “Barang siapa yang senang bila lamanya berdiri di hari kiamat diringankan oleh Allah, maka hendaklah ia memperlihatkan dirinya kepada Allah di malam hari dengan sujud dan berdiri mengingat hari akhir.” (Ibnu Jarir Ath-Thabari, tafsir Ibnu Jarir). 11. Dicatat Sebagai Hamba yang Rajin Beribadah dengan melakukan sholat tahajud di malam hari secara rutin, setidaknya kita akan dicatat sebagai hamba yang rajin beribadah. Dan itu merupakan salah satu fadhilah sholat tahajud dari sekian banyaknya fadhilah lainnya. Sebagaimana telah di tuangkan dalam sebuah hadist yang berbunyi: “Barang siapa mengerjakan sholat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.” (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak). Dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhu ia menuturkan, Rasulullah SAW juga bersabda bersabda: “Barangsiapa yang bangun di waktu malam dan ia pun membangunkan isterinya lalu mereka shalat bersama dua raka’at, maka keduanya akan dicatat termasuk kaum laki-laki dan wanita yang banyak berdzikir kepada Allah.” (HR. Abu Dawud no. 1451) Wallahu A'lam Bishawab Alfatihah

11 Keistimewaan Sholat Tahajud yang Harus Kita Tau

KalamUlama.com - Sempatkan bangun malam untuk melakukan sholat ini, karena ternyata banyak sekali keistimewaannya. Sholat Tahajud adalah sunah utama Rasulullah, sebuah ikhtiar untuk meraih...
KalamUlama.com - Awwalu Maa Nastaftihu - Kajian Maulid Diba (07) اللهم صل وسلم وبارك عليه Ya Alloh tetapkanlah limpahan rahmat dan salam serta keberkahan kepadanya (Nabi Muhammad) بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Dengan nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang أَوَّلُ مَا نَسْتَفْتِحُ بِـإِيْرَادِ حَدِيْثَيْنِ وَرَدَا عَنْ نَبِيٍّ كَانَ قَدْرُهٗ عَظِيْمًا Pertama kali kami awali hal ini dengan mengemukakan dua buah hadits datang dari Nabi yang berkedudukan agung. وَنَسَبُهٗ كَرِيْمًا وَصِرَاطُهٗ مُسْتَقِيْمًا Dan bernasab mulia serta lurus perjalanan hidupnya. قَالَ فِيْ حَقِّهٖ مَنْ لَّمْ يَزَلْ سَمِيْعًا عَلِيْمًا Alloh berfirman: Demi hak Muhammad. Dzat yang tiada terIepas dari sifat Maha Mendengar dan Maha Melihat, إِنَّ اللهَ وَمَلَآئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلىٰ النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا Bahwasanya Alloh dan para malaikat-Nya selalu bersholawat untuk Nabi, wahai orang-orang yang beriman, mohonkan rahmat dan salam dengan kesungguhan untuknya. اللهم صل وسلم وبارك عليه Ya Alloh tetapkanlah limpahan rahmat dan salam serta keberkahan kepadanya (Nabi Muhammad) --------------------------- Keterangan : Allohu subhanahu wata’ala bersholawat kepada hamba-hambaNya maksudnya adalah bahwa Alloh melimpahkan rahmat kepada mereka. Sedangkan sholawat dari malaikat adalah bahwa malaikat memohonkan pengampunan dosa-dosa untuk hamba kepada Alloh subhanahu wata’ala. Adapun sholawat dari manusia adalah berupa doa dan munajat kepada Alloh subhanahu wata’ala agar menambahkan kemuliaan kepada sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam, makhluk yang paling dicintai Alloh subhanahu wata’ala. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda: مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا ( رواه مسلم ) “Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Alloh bersholawat kepadanya ( melimpahkan rahmat) sepuluh kali”. ( HR. Muslim) Sungguh ribuan sholawat dari kita tidak berarti dibanding dengan sholawat Alloh, bahkan jika seluruh alam semesta ini bersholawat maka hal itu tidak akan menyamai satu sholawat dari Alloh subhanahu wata’ala. Maka dari hadits tersebut terbukalah rahasia keagungan cinta Alloh subhanahu wata’ala kepada orang-orang yang mencintai nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. Alloh subhanahu wata’ala akan bersholawat sepuluh kali untuk orang yang bersholawat kepada nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam satu kali. Hal ini menunjukkan sungguh besarnya sambutan Alloh subhanahu wata’ala kepada yang mencintai sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam, satu kali cinta seseorang kepada sang nabi maka Alloh jawab dengan sepuluh kali cinta dari Alloh subhanahu wata’ala. Jadi mencintai nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam bukanlah perbuatan yang kultus atau syirik, namun mencintai nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam adalah merupakan anugerah besar dan akan berlanjut dengan limpahan anugerah yang lebih besar dari Alloh subhnahu wata’ala di dunia dan akhirat. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda : مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ “Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, Alloh bersholawat untuknya sepuluh kali, dan dihapuskan darinya sepuluh kesalahan (dosa), dan ditinggikan baginya sepuluh derajat”. Adapun yang dimaksud dengan ditinggikan sepuluh derajat adalah didekatkan kepada Alloh subhanahu wata’ala sepuluh kali lebih dekat dari keadaan sebelumnya, maka seandainya seseorang yang hidup di saat ini ia bersholawat kepada nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasalam satu kali, maka ia akan mendapatkan sepuluh kali sholawat dari Alloh subhanahu wata’ala, dan dihapuskan darinya sepuluh dosa, serta ia terangkat sepuluh derajat lebih dekat kepada Alloh subhanahu wata’ala, sungguh betapa beruntungnya orang yang cinta kepada sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam, betapa mulianya perkumpulan sholawat kepada sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. Maka setelah bersholawat kepada Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam, pilihlah doa yang ingin diminta dan dipanjatkan kepada Alloh subhanahu wata’ala karena orang tersebut telah terangkat sepuluh derajat lebih tinggi, dan telah berjatuhan darinya sepuluh dosa, sehingga ia berada lebih dekat pada pintu terkabulnya doa-doa, demikian agungnya kemuliaan satu sholawat. Dan Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda dan teriwayatkan dalam Mu’jam al-Kabiir oleh al-Imam at-Thobroni: مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ عَشْرًا بِهَا مَلَكٌ مُوَكَّلٌ بِهَا حَتَّى يُبْلِغْنِيهَا “ Barangsiapa bersholawat kepadaku, Alloh bersholawat dan bersalam kepadanya sepuluh, dan sholawat itu ada malaikat yang membawanya hingga menyampaikannya kepadaku” Dalam hadits ini ditambahkan bahwa Alloh subhanahu wata’ala juga memberi salam kepada yang bersholawat kepada Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam. Seseorang jika mendengar bahwa pak RW kirim salam kepadanya, tentu orang tersebut akan sangat gembira, terlebih jika yang memberi salam adalah lurah, bupati, gubernur, atau presiden, dan terlebih lagi jika yang bersalam adalah Robbul ‘alamin subhanahu wata’ala karena seseorang telah bersholawat kepada sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. Maka beruntunglah orang-orang yang duduk dalam perkumpulan yang terang benderang dengan sholawat kepada sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam berkata kepada Abu Kahil : ياَ أَبَا كَاهِل أَنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ كُلَّ يَوْمٍ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ وَكُلَّ لَيْلَةٍ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ حُبًّا بِيْ وَشَوْقًا إِلَيَّ كَانَ حَقًّا عَلَى اللهِ أَنْ يَغْفِرَ لَهُ ذُنُوْبَهُ تِلْكَ اللَّيْلَةَ وَذَلِكَ الْيَوْم. “Wahai Aba Kahil, sesungguhnya barangsiapa yang bersholawat kepadaku di setiap siang hari 3 kali dan setiap malam 3 kali dengan penuh kecintaan kepadaku dan kerinduan kepadaku, sungguh Alloh akan mengampuni dosa-dosanya di malam itu dan di hari itu” Para pecinta dan yang rindu kepada sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam jika bersholawat kepada Rosululloh shollallohu ‘alihi wasallam maka Alloh subhanahu wata’ala akan menghapus dosa-dosanya di malam dan siang itu, yaitu dengan sholawat yang dipenuhi cinta dan rindu kepada Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam sangat dimuliakan Alloh subhanahu wata’ala, begitu juga dengan orang-orang yang mencintai beliau shollallohu ‘alaihi wasallam. Demikian dengan yang bersholawat kepada Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam, semoga diantara sholawat itu ada yang menjadi penghapus dosa-dosa kita dan juga orang-orang yang mencintai dan rindu kepada sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. wAllohu a’lam Disarikan oleh Ahmad Ulul Azmi Narasumber: al-Habib Munzir bin Fuad al-Musawa, pada pembahasan kalimat وَصَلَّى اللهُ “Washolla Allohu” dalam kitab Risalatul Jami’ah karya al-Imam al-Habib Ahmad bin Zein al-Habsyi ‘alaihi rohmatulloh.

Awwalu Maa Nastaftihu – Kajian Maulid Diba dan Terjemahnya (08)

KalamUlama.com - Awwalu Maa Nastaftihu - Kajian Maulid Diba (07) اللهم صل وسلم وبارك عليهYa Alloh tetapkanlah limpahan rahmat dan salam serta keberkahan kepadanya (Nabi...
Kajian Islam (Kalam ulama). Hukum menyapu, memasak dan mencuci pakaian suami bagi istri Sudah menjadi adat di Negara Indonesia istri bertugas mengurusi pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci, mengurus anak atau biasa orang jawa sebut 3M (macak, manak, masak). Sedangkan suami bertugas mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan adapula istri yang merangkap bekerja disamping mengerjakan 3M tersebut. Sungguh mulia dan luar biasa memang perempuan Indonesia. Berbahagialah menajadi perempuan Indonesia. Sebagai seorang perempuan apakah pernah tersirat dibenaknya melakukan pekerjaan rumah, seperti memasak, menyapu, dan mencuci pakaina suami termasuk sebuah kewajiban ataukah hanya adat kebiasaan. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas. (Baca juga :Mar’atun Su’un : Perempuan Paling Dibenci Rasulullah) Menurut Imam Syafi’i menyapu, memasak, mencuci pakaian suami dan yang serupa hukumnya tidak wajib, tetapi hukumnya wajib bagi suami memberitahukan kepada istrinya bahwasannya melakukan hal diatas tidak wajib.  Namun akan berbeda lagi kalau suami memerintahkan istrinya untuk melakukan perkerjaan diatas, maka hukumnya menjadi wajib. Disini kewajibannya bukan karena kewajiban melakukan pekerjaan tersebut tapi wajibnya karena memenuhi perintah suami. قال الجوزجاني وقد قال النبي صلى الله عليه وسلم : لو كنت امرا أحدا أن يسجد لاحد لامرت المرأة أن تسجد لزوجها ولو أن رجلا أمر امرأته أن تنقل من جبل أسود إلى جبل أحمر أو من جبل أحمر إلى جبل أسود كان عليها أن تفعل . ورواه بإسناده. Al-Jauzajani berkata : Nabi SAW bersanda : “ Ketika saya menjadi seseorang penyuruh seseorang untuk bersujud, maka sungguh aku perintahkan perempuan (istri) bersujud kepada suaminya. Saat seorang lelaki (suami) memerintahkan istrinya berpindah dari gunung hitam sampai gunung merah atau dari gunung merah sampai gunung hitam, maka wajib bagi istri melakukannya.” HR. Al-jauzajani dengan sanad dari beliau. As-Syankithi al-Hanbali dalam kitabnya “Umdatul fiqhi” juz 6 halaman 360 : “Bagi wanita ada beberapa hak-hak seperti pada lelaki juga terdapat hak-hak pula yaitu hal yang ma’ruf. Hal ma’ruf itu adakalanya urf (kebiasaan) seperti perkataan jumhur ulama (kebanyakan ulama). Kebiasaan para sholihiin dan kaum muslimin pada setiap waktu dan zaman adalah perempuan melayani pekerjaan rumahnya. Lihatlah Ummul mu’minin, mereka melakukan pekerjaan rumah  rasulullah SAW dalam hadist shohihaini dari  ummul mu’minin Aisyah.” Oleh : Hamzah Alfarisi

Hukum Menyapu, Memasak dan Mencuci Pakaian Suami Bagi Istri

Kajian Islam (Kalam ulama). Hukum menyapu, memasak dan mencuci pakaian suami bagi istri Sudah menjadi adat di Negara Indonesia istri bertugas mengurusi pekerjaan rumah seperti memasak,...

Kajian Kifayatul Atqiya’ #03: Membuka Rahasia Basmalah dalam Kifayah

Salah satu ciri umat islam yang baik terdapat pada perilaku kesehariannya, dengan banyaknya ia ingat terhadap Tuhannya. Salah satu ajaran yang dianjurkan oleh nabi...

Kajian Kitab Aqidatul Awam #03 Pujian Kepada Allah

oleh : Hamzah Alfarisi Imam Nawawi al-bantani dalam kitab “nurudholam” menjelaskan, saya memuji Allah dengan lisan atas nikmat ini beserta hormat saya kepada Allah....