Home Kajian Islam

Kajian Islam

Kajian Kifayatul Atqiya’ #06: Pengertian dan Kedudukan Taqwa dalam Tasawwuf

Oleh : Ahmad Hanafi Seorang salik atau pengembara pencari jalan meraih Wushul ilallah,selayaknya senantiasa melakukan hal-hal baik, kebaikan dunia, mapun kebaikan akherat. Kebaikan-kebaikan tersebut tentunya manusia tidak...

Kajian Fiqh Manhaji #03 “Karakteristik Macam-Macam Hukuman Syariat Islam”

Oleh: Zuhal Qobily Dalam tulisan sebelumnya kita telah membahas tentang “Macam-Macam Hukuman dalam Syariat Islam”. Dari sana kita telah sedikit tahu bahwa hukum Islam ternyata...

Kajian Safinah Najah #04: Memaknai Basmalah Dengan Tiga Dimensi

oleh : Roby Mohamad Bismillahirrahmanirrahim Hanya dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, (aku mengaji) Alhamdulillah, tepat hari Rabu (17/02) siang ini ketika hendak...
Kajian Al-Hikam (Kalam Ulama). Terbukanya Pintu Mengenal Allah. "Ketika Allah membukakan kepadamu pintu pengenalan diri-Nya, maka jangan kamu bandingkan datangnya pengenalan itu dengan sedikit amal-amalmu, karena sesungguhnya Allah tidak membukakan pintu pengenalan itu kepadamu kecuali Allah menginginkan semata-mata untuk memperkenalkan Diri-Nya kepadamu. Tidakkah engkau mengetahui bahwa sesungguhnya (suatu) pengenalan itu (semata-mata) Dia yang menginginkannya kepadamu, sedangkan amal-amal itu (semata-mata) suatu hadiah darimu kepada-Nya; maka tidaklah sebanding antara apa-apa yang kamu persembahkan kepada-Nya dengan apa-apa yang Dia inginkan untukmu."  (Baca Juga: Kajian Al Hikam (7) : Jangan Ragu dengan Janji Allah) إِذَا فَتَحَ لَـكَ وِجْهَةً مِنَ التَّعَرُّفِ فَلاَ تُبــَالِ مَعَهَا أِنْ قَلَّ عَمَلُكَ فَإِنَّـهُ مَا فَـتَـحَهَا لَكَ إِلاَّ وَهُوَ يُرِ يْدُ أَنْ يَـتَـعَرَّفَ إِلَيكَ. أَلَمْ تَـعْلَمْ أَنَّ الـتَّــعَرُّفَ هُوَ مُوْرِدُهُ عَلَيْكَ، وَاْلأَعْمَالُ أَنْتَ مُــهْدِ يْــهَا إِلَـيْهِ، وَأَيــْنَ مَا تُــهْدِ يْهِ إِلَـيْهِ مِمَّا هُـوَ مُوْرِدُهُ عَلَـيْكَ Maqalah di atas menjelaskan bahwa Allah dapat menghendaki terbukanya pintu kema'rifahan kepada hamba walaupun sedikit amalnya. Karena terbukanya pintu ma'rifah itu anugerah dari Allah kepada hamba, sedangkan amal ibadah itu persembahan hamba kepada Tuhannya. Jadi jangan jadikan amal ibadah kita untuk menuntut datangnya anugerah kema'rifahan, sebab kema'rifahan itu semata-mata anugerah Allah yang diberikan kepada hamba yg dikehendakinya. Maka bersyukurlah bagi hamba yg sudah dibukakan pemahaman mengenal Allah mulai dari memahami tauhid af'al, tauhid sifat, tauhid asma' hingga tauhid dhat. Semoga datangnya anugerah kema'rifahan disempurnakan oleh Allah dengan meningkatnya kualitas keyakinan kita mulai dari ilmu yaqin, 'ainul yaqin hingga haqqul yaqin. Oleh : Dr. KH Ali M Abdillah, MA Nagrak Cikeas, 31 Januari 2017 al-Rabbani Islamic College

Kajian Al-Hikam (8) : Terbukanya Pintu Mengenal Allah

Kajian Al-Hikam (Kalam Ulama). Terbukanya Pintu Mengenal Allah. "Ketika Allah membukakan kepadamu pintu pengenalan diri-Nya, maka jangan kamu bandingkan datangnya pengenalan itu dengan sedikit amal-amalmu,...
Kalam Ulama - Inilah Hukum Sholat Jumat Yang Bertepatan Pada Hari Raya Idul Fitri - Ulama berbeda pendapat mengenai masalah kewajiban memunaikan salat jumat jika bertepatan dengan hari 'id. Seluruhnya didasarkan pada hadits-hadits shahih. Pendapat yang menggugurkan kewajiban salat jumat, diantaranya mazhab Imam Ahmad dan sebagian pendapat lemah dari mazhab Imam Asy-Syafi'i, berhujjah dengan hadits riwayat Imam Abu Daud, al-Nasai, Ibn Majah, dan al-Hakim dari Iyyas bin Abi Ramlah al-Syami bahwasanya ia berkata: شهدت معاوية بن أبي سفيان وهو يسأل زيد بن أرقم رضي الله عنهم: أشهدتَ مع رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم عيدين اجتمعا في يوم؟ قال: نعم، قال: كيف صنع؟ قال: صلى العيد ثم رخَّص في الجمعة فقال: «من شاء أن يصلي فليصلِّ». "Aku menyaksikan Muawiyah bin Abi Sufyan bertanya kepada Zaid bin Arqam radliyallahu 'anhum, ia berkata: Apakah engkau menyaksikan kejadian bertemunya dua hari raya (yakni 'id dan jumat) dalam satu hari dizaman Rasul? Zaid menjawab: Ya. Muawiyah pun bertanya kembali: Bagaimana cara beliau melaksanakan (keduanya)? Zaid kembali menjawab: Salatlah untuk 'id kemudian rukhsah bagi kamu untuk menunaikan jumat, sebab Rasulullah bersabda, barangsiapa yang menghendaki salat (jumat) maka salatlah." Juga riwayat Imam Abu Dawud, Ibn Majah, dan al-Hakim dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa alihi wa sallam bersabda: قد اجتمع في يومكم هذا عيدان فمن شاء أجزأه من الجمعة وإنَّا مجمِّعون. "Sungguh telah berkumpul dua hari raya pada hari kalian ini, barangsiapa yang ingin mengerjakan jumat maka ia mendapat pahala jumat dan sungguh kami termasuk orang yang mengumpulkan (jumat dan 'id)." Baca juga : Kehati-hatian Syaikhuna KH. Maimoen Zubair pada Lafadz Takbiran Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa salat 'id tidak menggugurkan kewajiban jumat. Berdasarkan keumuman dalil jumat yang wajib ditunaikan dihari jumat setiap pekan tanpa ada pengecualian. Masing-masing ibadah tersebut, baik jumat maupun 'id, mempunyai syiar tersendiri yang tidak bisa digantikan satu sama lain. Syiar jumat hanya bisa ditunaikan dengan ibadah jumat, sedang syiar hari raya hanya bisa ditunaikan dengan salat 'id. Ini pendapat Hanafiyah dan Malikiyah. Adapun pendapat jumhur, termasuk didalamnya pendapat kuat dalam mazhab Imam Asy-Syafi'i, mengambil jalan tengah, yakni salat jumat tetap wajib bagi penduduk suatu negeri yang memenuhi syarat wajib jumat, namun jika seseorang menemui kesulitan dan beban untuk mengerjakan salat jumat dihari 'id, seperti jarak yang jauh untuk bolak-balik ke masjid, maka boleh baginya untuk memilih. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Malik dalam al-Muwattha' bahwa Utsman bin Affan radliyallahu 'anhu berkata dalam khutbahnya: إنه قد اجتمع لكم في يومكم هذا عيدان، فمن أحب من أهل العالية أن ينتظر الجمعة فلينتظرها، ومن أحب أن يرجع فقد أذنتُ له. "Sungguh dihari ini telah berkumpul atas kalian dua hari raya, maka barangsiapa yang ingin memperoleh derajat yang tinggi dengan menunggu datangnya waktu jumat hendaknya ia menunggu, namun jika ia ingin pulang maka aku pun mengizinkan." Tak ada seorang sahabat pun yang mengingkari perkataan beliau ini, sehingga dapat dikatakan bahwa mereka telah ijma' secara sukuti (diam tanda setuju). Pendapat ini juga menganggap bahwa dalil rukhsah (keringanan) untuk meninggalkan salat jumat dihari 'id yang dikemukakan oleh mazhab Imam Ahmad di atas adalah ditujukan bagi orang-orang yang ditimpa kesulitan dan beban yang berat. Maka, hendaknya seseorang meluaskan pandangannya dalam masala khilafiyah (perbedaan pendapat) ini. Tidak menyerang sebuah mazhab dengan alasan mazhab lain. Untuk pengamalan, hendaknya seseorang melaksanakan salat jumat di masjid sebagai bentuk kehati-hatian dan menunaikan hukum asal salat jumat yang wajib. Namun, apabila dia berhajat meninggalkan salat jumat maka ia diperbolehkan mengikuti pendapat yang menyatakan bahwa kewajiban jumat gugur dihari 'id, dengan syarat melaksanakan sendiri atau berjamaah dirumah agar tidak menghalangi orang salat jumat di masjid atau menjadi fitnah bagi orang banyak. Wallahu a'lam. Bogor, 26 Agustus 2017 @adhlialqarni Baca juga : Menjawab Gugatan Bid'ah Atas Ucapan "Minal 'Aidin wal Faizin" dan "Mohon Maaf Lahir dan Batin"

Inilah Hukum Sholat Jumat Yang Bertepatan Pada Hari Raya Idul Fitri

Kalam Ulama - Inilah Hukum Sholat Jumat Yang Bertepatan Pada Hari Raya Idul Fitri - Ulama berbeda pendapat mengenai masalah kewajiban memunaikan salat jumat...
kalamulama.com,  NIAT-NIAT YANG DIAJARKAN SALAFUSSHOLIH PADA PERMULAAN BULAN RAJAB Di awal bulan Rajab 1441 H ini, Mari kita berniat bersama, sebagaimana yg diajarkan oleh SALAFUSSHOLIH untuk berniat dengan niat yang Sholeh: نويت كما نوي مشايخنا واسلافنا الصالحون عند استقبال شهر رجب وفي أول ليلة من رجب وفي شهر رجب Nawaitu kamaa nawa Masyaayikhuna wa aslaafunas shoolihuuna 'indastiqbaali Syahri Rojaba wa fii awali lailatin min Rojaba wa fii Syahri Rojaba. [irp] Niat saya sebagaimana niat guru-guru kita dan Ulama salafus Sholihiin, ketika menyambut bulan Rajab pada permulaan bulan Rajab dan pada bulan Rajab. Niat saya memperbanyak istghfar, puasa sunnah, shodaqoh serta amal amal kebaikan untuk mencari keridho'anMu Ya Allah. Saya niat Taubah sungguh-sungguh (nasuha) dari segala dosa dan kesalahan yang saya kerjakan sengaja atau tidak sengaja. Saya niat Taubat dari segala amal-amal yang wajib yang tidak saya kerjakan sengaja ataupun tidak. Saya niat menjaga mata dari hal-hal yangg tidak Engkau Ridhoi Saya niat menjaga lisan dari ucapan ucapan yang tidak Engkau ridho'i (Ghibah, bohong, caci maki, namimah, membuka aib orang lain, dsb). Saya niat menjaga telinga dari mendengar suara yang tidak Engkau Ridho'i. Saya niat menjaga tangan dan kaki dari menggerakkannya untuk sesuatu yang tidak engkau Ridho'i Saya niat menjaga seluruh tubuhku dari sesuatu yang tidak Engkau Ridho'i. Saya niat menjaga hati dari penyakit-penyakitnya (ujub, sombong, dengki, Riya, su'uzhon, cinta & mengagungkan dunia, suka dari hal hal yang tidak Engkau Ridhoi). Saya niat menghiasi diri dan hati kami dari kebaikan kebaikan yang Engkau Ridho'i. [Baca Juga: Amalan dan Keutamaan Bulan Rajab Lengkap] Do'a Ya Allah .... Bukakanlah pintu Taubat dan Kebaikan kepada kami... Kami tidak mampu melaksanakan kebaikan dan tidak mampu berhenti dari perbuatan dosa dan kesalahan kecuali dengan Taufiq dan kemudahan dari Mu. Ya Allah Berkahi kami di Bulan Rajab dan Sya'ban dan sampaikan kami di Bulan Ramadhan. امين يا رب العالمين. اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وأصحابه أجمعين. Semoga Bermanfaat, Wallahu a'lam Bishowab

NIAT – NIAT YANG DIAJARKAN SALAFUSSHOLIH PADA PERMULAAN BULAN RAJAB

kalamulama.com,  NIAT-NIAT YANG DIAJARKAN SALAFUSSHOLIH PADA PERMULAAN BULAN RAJAB Di awal bulan Rajab 1441 H ini yang jatuh pada hari senin tanggal 24 Februari 2020....
Hukum Cashback dalam Islam

Hukum Cashback dalam Islam, Apakah sama dengan Riba?

Kalam Ulama - Hukum Cashback dalam Islam, Apakah sama dengan Riba? Salah satu sebab keharaman e-money konon gara-gara ada cashback ini. Asumsinya, ketika kita isi...

Kajian Wanita Sholihah dan Lelaki Sholih #05: Keutamaan Wanita Sholeh (Lanjutan)

Oleh : Hamzah Alfarisi Assalamu alaikum wr. wb Pembaca yang dirahmati Allah, minggu ini kajian wanita sholehah dan lelaki...

Kajian Kifayatul Atqiya’ #11 “Syari’at Kunci Menuju Pintu Tasawwuf”

  Oleh: Ahmad Hanafi Sebagaimana dijelaskan pada pertemuan sebelumnya, bahwa tingkat Thoriqot dan juga Haqiqot tidak bisa terlepas dari Syari’at. Seorang salik tidak akan dapat menggapai...
Kajian Islam (Kalam Ulama). One Day One Hadits #21 : Bepergian adalah Sebagian dari Siksa بسم الله الرحمن الرحيم كتاب العمرة باب السفر قطعة من العذاب  حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ، حَدَّثَنَا مَالِكٌ، عَنْ سُمَيٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: *«السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ العَذَابِ، يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَنَوْمَهُ، فَإِذَا قَضَى نَهْمَتَهُ، فَلْيُعَجِّلْ إِلَى أَهْلِهِ»* (رواه البخاري)  Artinya: Dari Abu Hurairah (w. 59 H) radhiyallu 'anhu berkata: "Rasulullah SAW. bersabda: *“Bepergian itu bagian dari azab. Seseorang akan terhalang (terganggu) makan, minum, dan tidurnya. Maka, bila seseorang telah menunaikan maksud safarnya, hendaklah ia menyegerakan diri kembali kepada keluarganya.” H.R. Bukhari (w. 256 H) Baca Juga One Day One Hadits #20 : Berdampingan Dengan Non-Muslim Istifadah: Bagi sebagian orang, bepergian adalah satu aktivitas biasa. Bepergian dianggap sebagai bagian dari rutinitas dalam hidupnya. Imam Ibnu Hajar al Asqalani (w. 852 H) dalam kitab Fathul Bari menjelaskan bahwa Safar itu dikatakan bagian dari adab atau siksa dilihat dari dua sisi: Safar yang di dalamnya ada kesulitan. Kita akan sulit makan, sulit minum, tidur berbaring dan seterusnya. Kita akan meninggalkan orang-orang yang kita cintai. Maka Rasulullah SAW. memerintahkan kita agar segera kembali kepada keluarga kita setelah pulang dari bepergian dan hendaklah kita pasrahkan dan serahkan semua kepada Allah SWT. Kamis, 10 Rabi'ul Akhir 1439 H/ 28 Desember 2017 M [Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus-Sunnah]

One Day One Hadits #21 : Bepergian adalah Sebagian dari Siksa

Kajian Islam (Kalam Ulama). One Day One Hadits #21 : Bepergian adalah Sebagian dari Siksa بسم الله الرحمن الرحيم كتاب العمرة باب السفر قطعة من العذاب  حَدَّثَنَا عَبْدُ...