Home Kajian Islam

Kajian Islam

kalamulama.com- MENGAPA MASJID DITUTUP DAN PASAR DIBUKA Kita berharap saat memasuki bulan puasa semua khusyu' walaupun ada perbedaan cara pandang terhadap pelaksanaan taraweh, i'tikaf, dan lain-lain. Mengurangi ketegangan urat syaraf saya 'pribadi' coba bawa relaksasi dengan menyalurkan bakat terjerembab lewat karaoke mulai dari pop sampai dangdud. Tunggu saja lagu rocknya ya...hehe. Namun memasuki hari ketiga, ternyata banyak WA yang masuk baik dari pengurus MUI, Ormas, maupun jemaah majlis taklim yang masih bertanya seputar keramaian opini di masyarakat yang entah kapan akan redup. Mungkin sudah suratan bangsa ini hoby berseteru opini. Yang paling sering dalam tiga hari terakhir pertanyaan dengan sedikit menggugat :"kenapa masjid ditutup tapi pasar dibuka?" Pertanyaan itu perlu saya jawab walaupun mungkin tidak mengakhiri seteru masyarakat. Tidak ada upaya menutup masjid. Yang ada adalah meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan ibadah tapi di rumah. Hal ini sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Terutama dikawasan rawan massifnya Covid 19. Jadi ibadahnya tetap dilakukan hanya tempatnya digeser ke rumah masing-masing untuk sementara waķtu sampai suasana kondusif. Salah satu kekhususan umat Nabi Muhammad SAW sebagaimana ditegaskan beliau adalah : dijadikannya seluruh bumi ini tempat sujud (beribadah). Ibadah di masjid adalah afdlal, tapi menghindar kemudlarotan juga afdlal. Jadi meninggalkan afdlaliyah yang satu menuju afdlaliyah yang lain. Terkait pasar tentu semua ada mudlarot. Jika membuka pasar ada mudlarot dan menutup pasar juga mudlorot maka pilihlah yang paling kecil mudlorotnya. Dalam kaidah fiqih memilih yang : akhoffuud dlaroroin. Hadits terkai dengan urgensi menjaga stabilitas pasar banyak diantaranya adalah Rasulullah ﷺ bersabda: من احتكر حكرة يريد أن يغلى بها على المسلمين فهو خاطئ وقد برئت منه ذمة الله ورسوله" رواه أحمد والحاكم ن أبى هريرة في روايات في النهى عن الاحتكار. Artinya: " Barangsiapa menahan peredaran barang untuk niat membuat paceklik kaum Muslimin, maka dia bersalah (berdosa). Aku berlepas diri daripadanya terhadap tanggung jawabnya di hadapan Allah ﷻ dan Rasul-Nya." Hadits riwayat Ahmad dan Al Hakim Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu berkata, bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: من احتكر حكرة يريد أن يغلي بها على المسلمين فهو خاطئ, رواه أحمد Artinya: “Barangsiapa menimbun barang yang dibutuhkan orang Muslim, dengan niat membuatnya mahal (paceklik), maka dia orang yang bersalah (pendosa). (HR. Ahmad) Imam Khatib Al-Syirbiny dalam Mughny al-Muhtâj, Juz 2 halaman 38 menjelaskan keharaman praktik monopoli, dengan ulasannya sebagai berikut: ويحرم الإحتكار للتضييق على الناس Artinya: “Haram melakukan monopoli karena niat menyulitkan orang banyak.” Al-Kassâny menjelaskan: ولأن الاحتكار من باب الظلم Jadi secara tegas al-Kassâny menyampaikan keharaman dari praktik menahan barang yang menjafi hajat masyarakat /monopoli ini karena syarat kezaliman. Jika monopoli dianggap dosa besar dan bagian dari kedzaliman karena membuat masyarakat terhalang untuk mendapatkan kebutuhan pokoknya makan bagaimana jika ditutup Kalau dalam ushul fiqih ada Qiyas Aulawi maka menutup pasar lebih berat dosanya dari praktik ikhtikar Wallahu a'lam bi showab Oleh : Khotimi Bahri Ketua LBM PCNU dan Sek. Komisi Fatwa MUI Kota Bogor

MENGAPA MASJID DITUTUP DAN PASAR DIBUKA

kalamulama.com- MENGAPA MASJID DITUTUP DAN PASAR DIBUKA Kita berharap saat memasuki bulan puasa semua khusyu' walaupun ada perbedaan cara pandang terhadap pelaksanaan taraweh, i'tikaf, dan...
kalamulama.com- Dibalik Musibah Besar Akan Ada Anugerah Besar Kalam Ulama #437 Al Habib Umar Bin Hafidz Apabila datng musibah yang besar, maka besar pula anugerah yang datang setelahnya, dan apabila datang kesulitan yang sangat, maka datang pula kelapangan yang luas setelahnya. ~ Al Habib Umar bin Hafidz ================================= Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” HR. Imam Muslim Ajak Sebanyaknya Sahabatmu untuk gabung, klik : Web : www.kalamulama.com Fanspage : @kalamulamaku Instagram : @kalamulamaku Twitter : @kalamulamaku Telegram : @kalamulamaku Subscribe Channel Kalam Ulama TV : https://www.youtube.com/c/KalamUlamaOfficial Semoga bermanfaat dan berkah, jangan lupa bagikan!!!

Dibalik Musibah Besar Akan Ada Anugerah Besar Kalam Ulama #437 Al Habib Umar Bin...

kalamulama.com- Dibalik Musibah Besar Akan Ada Anugerah Besar Kalam Ulama #437 Al Habib Umar Bin Hafidz Apabila datng musibah yang besar, maka besar pula anugerah...
KalamUlama.com - Gus Baha Kajian Nashoihul Ibad : Perilaku Penyebab Gelap Terangnya Hati. اَرْبَعَةٌ مِنْ ظُلْمَةِ الْقَلْبِ : بَطْنٌ شَبْعَانُ مِنْ غَيْرِ مُبَالَا ةٍ وَصُحْبَهُ الظَّا لِمِيْنَ وَنِسْيَانُ الذُّ نُوْبِ الْمَا ضِيَةِ وَطُوْلُ الْاَ مَلِ وَاَرْبَعَةٌ مِنْ نُوْرِ الْقَلْبِ : بَطْنٌ جَا ئِعٌ مِنْ حَذَرٍ وَصُحْبَةُ الصَّا لِحِيْنَ وَحِفْظُ الذُّ نُوْبِ وَقَصْرُ الْاَمَلِ . Empat perkara yang dapat menyebabkan hati menjadi gelap, yaitu: 1. Perut yang terlalu kenyang; 2. Berteman dengan orang-orang zhalim 3. Melupakan dosa yang pernah dilakukan; dan 4. Panjang angan-angan. Dan, empat perkara yang dapat menyebabkan hati menjadi bercahaya yaitu, 1. Perut lapar karena tindakan hati-hati 2. Berteman dengan orang-orang shalih 3. Mengingat dosa yang pernah dilakukan; dan 5. Tidak panjang angan-angan." Abu Thayyib berkata: "Barang siapa yang bergaul dengan delapan golongan, maka Allah akan menambah delapan hal kepadanya, yaitu: Barang siapa bergaul dengan orang kaya, maka Allah akan menambah rasa cintanya kepada keduniaan. Barang siapa bergaul dengan orang fakir, maka Allah akan menambah rasa syukur da ridha terhadap rizki dari Allah. Barang siapa bergaul dengan penguasa/pejabat, maka ia akan bertambah keras hatinya dan takabbur. Barang siapa suka bergaul dengan wanita, maka akan bertambah kebodohan dan syahwatnya. Barang siapa suka bergaul dengan anak-anak, maka ia akan senang bermain. Barang siapa bergaul dengan orang fasik, maka akan bertambah kecenderungannya untuk melakukan kemaksiatan dan menunda-nunda tobat. Barang siapa bergaul dengan orang-orang shalih, maka akan bertambah rasa cintanya dalam menaati Allah. Barang siapa bergaul dengan ulama, maka ia akan bertambah ilmu dan amalnya." Simak Kajian Lengkapnya Kajian Nashoihul Ibad oleh Gus Baha

Gus Baha Kajian Nashoihul Ibad : Perilaku Penyebab Gelap Terangnya Hati

KalamUlama.com - Gus Baha Kajian Nashoihul Ibad : Perilaku Penyebab Gelap Terangnya Hati. اَرْبَعَةٌ مِنْ ظُلْمَةِ الْقَلْبِ : بَطْنٌ شَبْعَانُ مِنْ غَيْرِ مُبَالَا ةٍ وَصُحْبَهُ...
kalamulama.com- Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 3 (لين الخليفة وشدته).[klik disini]. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha. Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” HR. Imam Muslim Ajak Sebanyaknya Sahabatmu untuk gabung, klik : Web : www.kalamulama.com Fanspage : @kalamulamaku Instagram : @kalamulamaku Twitter : @kalamulamaku Line ID : @eyd0088j Telegram : @kalamulamaku Subscribe Channel Kalam Ulama TV : https://www.youtube.com/c/KalamUlamaOfficial Semoga bermanfaat dan berkah, jangan lupa bagikan!!! #GusBaha #GusBahaTerbaru #KajianTafsirJalalain #KajianHakimvideo

Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 3 (لين الخليفة وشدته)

kalamulama.com- Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 3 (لين الخليفة وشدته).. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha. Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia...
kalamulama.com- Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 2 (خروج النبي يوم بدر).[klik disini]. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha. Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” HR. Imam Muslim Ajak Sebanyaknya Sahabatmu untuk gabung, klik : Web : www.kalamulama.com Fanspage : @kalamulamaku Instagram : @kalamulamaku Twitter : @kalamulamaku Line ID : @eyd0088j Telegram : @kalamulamaku Subscribe Channel Kalam Ulama TV : https://www.youtube.com/c/KalamUlamaOfficial Semoga bermanfaat dan berkah, jangan lupa bagikan!!! #GusBaha #GusBahaTerbaru #KajianTafsirJalalain #KajianHakimvideo

Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 2 (خروج النبي يوم بدر)

kalamulama.com- Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 2 (خروج النبي يوم بدر).. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha. Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan...
kalamulama.com- Pengajian Kitab Tafsir Jalalain Quran Surat Asy-Syu'ara Ayat 1 - 22. Pengajian Gus Baha Kitab Nashoihul Ibad Bab 4 Maqalah 11 [klik disini]. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” HR. Imam Muslim Ajak Sebanyaknya Sahabatmu untuk gabung, klik : Web : www.kalamulama.com Fanspage : @kalamulamaku Instagram : @kalamulamaku Twitter : @kalamulamaku Line ID : @eyd0088j Telegram : @kalamulamaku Subscribe Channel Kalam Ulama TV : https://www.youtube.com/c/KalamUlamaOfficial Semoga bermanfaat dan berkah, jangan lupa bagikan!!! #GusBaha #GusBahaTerbaru #KajianTafsirJalalain #KajianHakimvideo

Pengajian Kitab Tafsir Jalalain Quran Surat Asy-Syu’ara Ayat 1 – 22

kalamulama.com- Pengajian Kitab Tafsir Jalalain Quran Surat Asy-Syu'ara Ayat 1 - 22. Pengajian Gus Baha Kitab Nashoihul Ibad Bab 4 Maqalah 11 . Klik Kumpulan Pengajian...
kalamulama.com- Pengajian Gus Baha Kitab Nashoihul Ibad Bab 4 Maqalah 11 [klik disini]. Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” HR. Imam Muslim Ajak Sebanyaknya Sahabatmu untuk gabung, klik : Web : www.kalamulama.com Fanspage : @kalamulamaku Instagram : @kalamulamaku Twitter : @kalamulamaku Line ID : @eyd0088j Telegram : @kalamulamaku Subscribe Channel Kalam Ulama TV : https://www.youtube.com/c/KalamUlamaOfficial Semoga bermanfaat dan berkah, jangan lupa bagikan!!! #GusBaha #GusBahaTerbaru #KajianTafsirJalalain #KajianHakimvideo

Pengajian Gus Baha Kitab Nashoihul Ibad Bab 4 Maqalah 11

kalamulama.com- Pengajian Gus Baha Kitab Nashoihul Ibad Bab 4 Maqalah 11 . Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan...
kalamulama.com- Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 1 (عرضه عليه السلام الدعوة) . Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” HR. Imam Muslim Ajak Sebanyaknya Sahabatmu untuk gabung, klik : Web : www.kalamulama.com Fanspage : @kalamulamaku Instagram : @kalamulamaku Twitter : @kalamulamaku Line ID : @eyd0088j Telegram : @kalamulamaku Subscribe Channel Kalam Ulama TV : https://www.youtube.com/c/KalamUlamaOfficial Semoga bermanfaat dan berkah, jangan lupa bagikan!!! #GusBaha #GusBahaTerbaru #KajianTafsirJalalain #KajianHakimvideo

Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 1 (عرضه عليه السلام الدعوة)

kalamulama.com- Pengajian Gus Baha Kitab Hayatush Shahabah 1 (عرضه عليه السلام الدعوة). Klik Kumpulan Pengajian Gus Baha Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan...
kalamulama.com-Keistimewaan Bulan Syaban oleh: Ustadz Ma'ruf Khozin Di Bulan Sya'ban Rasulullah shalallahu alaihi wasallam melakukan puasa, ada yang mengatakan penuh sampai disambung dengan Ramadhan, ada pula yang mengatakan sebagian besar. Mengapa Rasûlullâh mengistimewakan Sya'ban dengan puasa sunah? Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam menjawab dengan 2 alasan: 1. Bulan Laporan Amal ﻭَﻫُﻮَ ﺷَﻬْﺮٌ ﺗُﺮْﻓَﻊُ ﻓِﻴﻪِ اﻷَْﻋْﻤَﺎﻝُ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﺏِّ اﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ، ﻓَﺄُﺣِﺐُّ ﺃَﻥْ ﻳُﺮْﻓَﻊَ ﻋﻤﻠﻲ ﻭَﺃَﻧَﺎ ﺻَﺎﺋِﻢٌ "Sya'ban adalah bulan diangkatnya (dilaporkan) amal kepada Tuhan yang menguasai seluruh alam. Maka saya senang saat amal saya dilaporkan saya sedang berpuasa" (HR An-Nasa'i) 2. Bulan Catatan Ajal ﻗَﺎﻝَ: " ﺇِﻥَّ اﻟﻠَّﻪَ ﻳَﻜْﺘُﺐُ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﻧَﻔْﺲٍ ﻣﻨﻴﺔ ﺗِﻠْﻚَ اﻟﺴَّﻨَﺔَ، ﻓَﺄُﺣِﺐُّ ﺃَﻥْ ﻳَﺄْﺗِﻴَﻨِﻲ ﺃَﺟَﻠِﻲ ﻭَﺃَﻧَﺎ ﺻَﺎﺋِﻢٌ». "Sesungguhnya Allah menentukan kematian setiap jiwa pada tahun itu (ditentukan di bulan sya'ban). Maka saya senang jika ajal mendatangi saya dalam keadaan berpuasa" Terkait status hadis ini diberi penilaian oleh Al-Hafidz Al-Haitsami: ﺭَﻭَاﻩُ ﺃَﺑُﻮ ﻳَﻌْﻠَﻰ، ﻭَﻓِﻴﻪِ ﻣُﺴْﻠِﻢُ ﺑْﻦُ ﺧَﺎﻟِﺪٍ اﻟﺰَّﻧْﺠِﻲُّ، ﻭَﻓِﻴﻪِ ﻛَﻼَﻡٌ، ﻭَﻗَﺪْ ﻭُﺛِّﻖَ. "Diriwayatkan oleh Abu Ya'la. Didalamnya terdapat perawi bernama Muslim bin Khalid Az-Zanji (guru dari Imam Syafi'i), ia dikomentari oleh ulama lain dan juga ada yang menilai perawi terpercaya" Baca Juga " Bulan Syaban, Bulan Sholawat ke Nabi Muhammad SAW, Mengapa?

Keistimewaan Bulan Syaban

kalamulama.com-Keistimewaan Bulan Syaban oleh: Ustadz Ma'ruf Khozin Di Bulan Sya'ban Rasulullah shalallahu alaihi wasallam melakukan puasa, ada yang mengatakan penuh sampai disambung dengan Ramadhan, ada pula...
kalamulama.com- TIDAK MENGIKUTI SHOLAT JUMAT KARENA VIRUS CORONA Pada tulisan ini akan dibahas mengenai apakah virus corona bisa dijadikan alasan untuk tidak mengikuti sholat jumat dan menggantinya dengan shalat dzuhur. APAKAH VIRUS CORONA BISA DIJADIKAN ALASAN TIDAK MENGIKUTI SHOLAT JUMAT??? Sholat Jumat memiliki syarat harus dilakukan secara berjamaah, oleh karena itu jumhur ulama memberlakukan syarat dan ketentuan yang ada pada sholat berjamaah berlaku juga pada sholat jumat, begitu juga udzur atau penghalang seseorang yang diperbolehkan untuk tidak melaksanakannya. Melalui kitab "AL-MANHAJ AL-QAWWIM" Imam Ibnu Hajar al-Haitamy membahas dalam satu bab yaitu "Udzur-udzur sholat Jumat dan Jamaah". Udzur merupakan sebuah keringanan atau kemurahan untuk meninggalkan suatu perbuatan, sehingga pelakunya tidak memperoleh kemakruhan, andai yang ditinggalkan suatu yang sunah, dan tidak memperoleh dosa andai yang ditinggal suatu kewajiban. Dalam ungkapan lain bahwa tidak ada kewajiban sholat Jumat bagi orang yang memperoleh keringanan tidak melaksanakan sholat berjamaah. Rukkhsah yang berlaku dalam Sholat berjamaah maka berlaku pula pada sholat Jumat. Demikian pendapat Imam Syamsuddin Muhammad bin Muhammad Al-Khatib al-Syarbiny tertuang pada kitab Mughni al-Muhtaj Syarah kitab Minhaj al-Thalibin karya Syekh al-Imam Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawy. Termasuk udzur yaitu adanya ketakutan terhadap sesuatu yang harus dijaga, diantaranya khawatir akan keselamatan jiwanya, hartanya, atau hal lain yang menjadi tanggung jawabnya. Sebagaimana dipaparkan oleh SYEKH SULAIMAN dalam kitab AL-BUJAIRAMY 'ALA AL-KHATIB. Ketakutan akan tertular virus Corona termasuk dalam kekhawatiran keselamatan jiwa dan raganya. Seseorang yang berada dalam wilayah yang ditetapkan pandemi virus Corona maka dirinya wajib menjaga dirinya agar selamat dari virus tersebut. Oleh karena itu seseorang boleh tidak mengikuti shalat Jum'at dengan alasan menjaga keselamatan jiwanya. Dan dia wajib melaksanakan sholat dzuhur. APAKAH BOLEH MELAKSANAKAN SHOLAT DZUHUR SEBAGAI PENGGANTI SHOLAT JUMAT DIKARENAKAN MENJAGA DIRI DARI VIRUS CORONA??? . Kekhwatiran akan keselamatan jiwa dari tertular virus Corona merupakan udzur yang mengggugurkan kewajiban seseorang untuk tidak melakukan sholat Jumat dan berjamaah. Karena tidak melaksanakan Sholat Jumat, apakah harus diqadha sholat Jum'atnya pada lain waktu, atau cukup dengan melaksanakan sholat Dzuhur? Syekh Syamsudin Muhammad bin Muhammad al-Khatib al-Syarbiny menjelaskan melalui kitab Mughni al-Muhtaj (I/537) bahwa orang yang tidak wajib melaksanakan shalat Jumat, jika sholat Dzuhurnya sah, maka andai dia sholat Jum'at pun juga sah, tetapi cukup baginya dengan melaksanakan shalat Jum'at. Akan tetapi, mereka yang tidak wajib sholat Jum'at jika tetap melaksanakannya tentu itu lebih utama baginya, melebihi keutamaan orang berkewajiban melaksanakan sholat Jumat. Syekh Ibrahim menganjurkan orang yang tidak wajib sholat Jumat agar melaksanakan sholat Dzuhur secara berjamaah dan tanpa bersembunyi, kecuali jika dia menyembunyikan udzurnya, maka sebaiknya dia bersholat Dzuhur secara sembunyi pula. Bagi mereka yang meyakini jika udzurnya tidak akan hilang hingga waktu sholat Dzuhur berakhir, maka baiknya melaksanakan sholat Dzuhur pada awal waktu demi memperoleh keutamaannya. (Hasyiyah al-Bajury ll/145) Sumber: IG Fiqih 4 Madzhab

TIDAK MENGIKUTI SHOLAT JUMAT KARENA VIRUS CORONA

kalamulama.com- TIDAK MENGIKUTI SHOLAT JUMAT KARENA VIRUS CORONA Pada tulisan ini akan dibahas mengenai apakah virus corona bisa dijadikan alasan untuk tidak mengikuti sholat jumat...