Home Berita Islam

Berita Islam

Kalam Ulama Imam Syafi’i #307 : Zuhud

Kalam Ulama  Imam Sufyan Ats-Tsauri  : Sesungguhnya seorang lelaki itu berharta bila dia zuhud di dunia, dan sesungguhnya seorang itu adalah fakir bila dia gemar pada...
Kajian Islam (Kalam Ulama). Shahabat Khalid Bin Walid, Saifullah Yang Selalu Menang Di Peperangan Pada perang Mu'tah setelah bendera jatuh dari Ja'far bin Abi Thalib, dilanjutkan oleh Abdullah bin Rawahah, pada akhirnya dipegang oleh Khalid bin Walid dan menang. Kemudian Rasulullah shalallahu alaihi wasallam berdoa: " اﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻪ ﺳﻴﻒ ﻣﻦ ﺳﻴﻮﻓﻚ ﻓﺎﻧﺼﺮﻩ ". ﻓﻤﻦ ﻳﻮﻣﺌﺬ ﺳﻤﻲ ﺧﺎﻟﺪ: ﺳﻴﻒ اﻟﻠﻪ "Ya Allah, sesungguhnya Khalid adalah pedang diantara pedang-pedang Mu. Maka berilah ia pertolongan" Sejak saat itu Khalid disebut dengan Saifullah Baca juga: Makna : Madad Ya Rasulallah! ﺭﻭاﻩ ﺃﺣﻤﺪ، ﻭﺭﺟﺎﻟﻪ ﺭﺟﺎﻝ اﻟﺼﺤﻴﺢ ﻏﻴﺮ ﺧﺎﻟﺪ ﺑﻦ ﺳﻤﻴﺮ، ﻭﻫﻮ ﺛﻘﺔ. Hadis riwayat Ahmad, para perawinya sahih selain Khalid bin Sumair, ia terpercaya Namun harapan Shahabat Khalid untuk meraih predikat Syahid tidak pernah diperolehnya: ﻭﻟﻤﺎ ﺣﻀﺮﺕ ﺧﺎﻟﺪ ﺑﻦ اﻟﻮﻟﻴﺪ اﻟﻮﻓﺎﺓ، ﻗﺎﻝ: ﻟﻘﺪ ﺷﻬﺪﺕ ﻣﺎﺋﺔ ﺯﺣﻒ ﺃﻭ ﺯﻫﺎءﻫﺎ، ﻭﻣﺎ ﻓﻲ ﺑﺪﻧﻲ ﻣﻮﺿﻊ ﺷﺒﺮ ﺇﻻ ﻭﻓﻴﻪ ﺿﺮﺑﺔ، ﺃﻭ ﻃﻌﻨﺔ، ﺃﻭ ﺭﻣﻴﺔ، ﻭﻫﺎ ﺃﻧﺎ ﺃﻣﻮﺕ ﻋﻠﻰ ﻓﺮاﺷﻲ ﻛﻤﺎ ﻳﻤﻮﺕ اﻟﻌﻴﺮ، ﻓﻼ ﻧﺎﻣﺖ ﺃﻋﻴﻦ اﻟﺠﺒﻨﺎء، ﻭﻣﺎ ﻣﻦ ﻋﻤﻞ ﺃﺭﺟﻰ ﻣﻨﻪ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ اﻟﻠﻪ، ﻭﺃﻧﺎ ﻣﺘﺘﺮﺱ ﺑﻬﺎ. Menjelang Khalid bin Walid wafat, ia berkata: "Aku telah mengikuti lebih dari 100 peperangan. Tidak tersisa sejengkal pun dari tubuhku kecuali ada bekas pukulan, tusukan dan busur panah. Aduhai kini diriku akan mati di atas ranjang tidur seperti onta akan mati. Tidak lah terpejam mata orang-orang penakut. Tidak ada amal yang paling aku harapkan melebihi kalimat "Tiada Tuhan Selain Allah". Aku berperisai diri dengan kalimat itu" (Syekh Ibnu Al-Atsir, Usd Al-Ghabah fi Ma'rifat Shahabah 2/140)

Shahabat Khalid Bin Walid, Saifullah Yang Selalu Menang Di Peperangan

Kajian Islam (Kalam Ulama). Shahabat Khalid Bin Walid, Saifullah Yang Selalu Menang Di Peperangan Pada perang Mu'tah setelah bendera jatuh dari Ja'far bin Abi Thalib,...
Kalam Ulama  Imam Al Ghazaly : “Kamu jangan bangga dengan ilmu atau nikmat yang orang fasik juga mengetahui hal itu.” (baca juga: Kalam Ulama #253 :  ) ========================= Semoga bermanfaat… Like dan Sebarkan!!!! Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” HR. Imam Muslim ========================== Ajak Sebanyaknya Sahabatmu untuk gabung, klik : Web : www.kalamulama.com Fanspage : @kalamulamaku Instagram : @kalamulamaku Twitter : @kalamulamaku Line ID : @eyd0088j Telegram : @kalamulamaku

Kalam Ulama #252 : Jangan Bangga Dengan Nikmat

Kalam Ulama  Imam Al Ghazaly : “Kamu jangan bangga dengan ilmu atau nikmat yang orang fasik juga mengetahui hal itu.” (baca juga: Kalam Ulama #251 : Harus...
Kalam Ulama  KH Musthofa Bisri : “Banyak orang yang kondisi kehidupannya lebih buruk dari kita & bahagia. Sebaliknya banyak orang yang kondisi kehidupannya lebih baik dari kia tapi menderita.” (baca juga: Kalam Ulama #250 : Kejayaan Butuh PerjuanganKalam Ulama #250 : ) ========================= Semoga bermanfaat… Like dan Sebarkan!!!! Rosululloh SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya.” HR. Imam Muslim ========================== Ajak Sebanyaknya Sahabatmu untuk gabung, klik : Web : www.kalamulama.com Fanspage : @kalamulamaku Instagram : @kalamulamaku Twitter : @kalamulamaku Line ID : @eyd0088j Telegram : @kalamulamaku

Kalam Ulama #251 : Harus Bersyukur

Kalam Ulama  KH Musthofa Bisri : “Banyak orang yang kondisi kehidupannya lebih buruk dari kita & bahagia. Sebaliknya banyak orang yang kondisi kehidupannya lebih baik dari kia...
Berita Islam (Kalam Ulama). Acara Istighosah Akbar  NU Ogan Ilir, Ahad (26/11/2017) di Gedung Serba Guna Pemerintah Kota Ogan Ilir Suamtera Selatan, berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Sekertaris PCNU Ogan Ilir yang juga sebagai Ketua Panitia  acara, Ky. Zainal Abidin, memaparkan acara ini dimulai pukul 10.00 WIB. Selama satu jam, acara akan dimulai dengan tampilan kesenian hadrah dari Pondok Pesantren (PP) Syafa'atut Thulab Asuhan Ky. Khusairy Abror. Kemudian dilakukan pembukaan acara dipandu oleh pembawa acara Ustadz Ali Akbar yang langsung dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran dan sholawat Syi'iran NU oleh Qurotul Aini salah satu Mahasiswi Universitas Sriwijaya. Kemudian, seluruh jamaah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan disambung dengan lagu Syubbanul Wathon yang dipandu oleh Paduan Suara Muslimat NU Ogan Ilir. (Baca juga : KH. R. As’ad Syamsul Arifin telah dianugrahi gelar Pahlawan Nasional) Selesai menyanyikan lagu-lagu tersebut, KH. Ahmad Nahrowi selaku Ketua PCNU Ogan Ilir akan menyampaikan laporannya. Dilanjutkan dengan pembacaan maklumat dan acara inti Istighosat oleh Ky.Khusairy Abror. Acara diakhiri dengan pembacaan doa yang dilakukan tiga kiai, yaitu KH Ahmad Nahrowi, KH Tol'at Wafa Ahmad dan Abah Kiai Khusairy Abror. Bahkan saat Istighosah ini berlangsung banyak jama'ah menagis terharu. Dalam Istighosah tersebut, Ky Khusari Abror sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Syafa'atut Thulab Bakung Indralaya Utara Mengatakan Sebagai Umat Muslim kita harus yakin bahwa maslah yang kita hadapi akan berakhir. Ia Juga mengigatkan warga Nahdliyin agar menjaga Kesatuan dan Persatuan NKRI. (JY/Tim KU)

Istighosah Akbar untuk Menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI

Berita Islam (Kalam Ulama). Acara Istighosah Akbar  NU Ogan Ilir, Ahad (26/11/2017) di Gedung Serba Guna Pemerintah Kota Ogan Ilir Suamtera Selatan, berlangsung selama...

HUKUM MEMUKUL ANAK, BOLEHKAH?

Oleh: Adhli Al-Qarni Rasulullah SAW bersabda : مروا أولادكم بالصلاة وهم أبناء سبع، واضربوهم عليها وهم أبناء عشر، وفرقوا بينهم في المضاجع. "Perintahkan anak-anakmu salat saat usia...

KH. R. As’ad Syamsul Arifin telah dianugrahi gelar Pahlawan Nasional

Beliau lahir pada 1897 M./1315 H. di Makkah. Ketika berusia 6 tahun, ia diboyong ayahnya K.H.R. Syamsul Arifin, kembali ke tanah air bersama ibunya,...

Videotren Jadi Media Dakwah Santri Inspiratif

YOGYAKARTA  - Perkembangan teknologi digital dan media sosial menjadi tantangan bagi komunitas pesantren. Selama ini, komunitas pesantren tertinggal dalam bidah dakwah di media sosial....

Pesan Moral PBNU : “Berpecah adalah musuh utama Ukhuwwah: Jaga Ukhuwwah untuk Indonesia yang...

Bismillahirromanirrohim Alhamdulillahirobbilalamin, puji syukur kepada Allah SWT, Indonesia terus berkembang menjadi sebuah negara yang hidup berdasarkan kepada nilai-nilai luhur bangsa dimana masyarakatnya dapat hidup aman-tenteram...

Kajian Maulid Diba’ #21 (Lanjutan)

Oleh: Ahmad Ulul Azmi Bismillaahirrohmaanirrohiim.. Ajaran Islam yang diajarkan Nabi Muhammad semakin menarik minat penduduk Mekkah. Sehingga jumlah yang mengaku beriman dari waktu ke waktu semakin...