doa

kalamulama.com– Bersabar Menunggu Doa Dikabulkan.

Ulama ahli Tasawuf dengan untaian mutiara hikmahnya berkata:

لا يَكُنْ تأَخُّرُ أَمَدِ العَطاءِ مَعَ الإلْحاحِ في الدُّعاءِ مُوْجِباً لِيأْسِكَ. فَهُوَ ضَمِنَ لَكَ الإِجابةَ فيما يَخْتارُهُ لَكَ لا فيما تَخْتارُهُ لِنَفْسِكَ. وَفي الوَقْتِ الَّذي يُريدُ لا فِي الوَقْتِ الَّذي تُرْيدُ.

Ditundanya pemberian dari Allah sementara engkau telah menggebu-gebu dalam berdoa, jangan menjadikanmu berputus asa. Allah menjamin mengabulkan doa untukmu sesuai pilihanNya, bukan pilihanmu. Di waktu yang Dia kehendaki, bukan di waktu yang kau kehendaki (Al-Hikam Ibnu Athaillah Assakandari)

Dawuh beliau sesuai dengan realita yang dialami oleh para Nabi:

  1. Nabi Ayyub berdoa meminta kesembuhan, oleh Allah dikabulkan setelah 18 tahun.
  2. Nabi Yusuf berdoa agar keluar dari penjara setelah 13 tahun.
  3. Nabi Ya’qub berdoa baru dikabulkan setelah 14 tahun.
  4. Nabi Musa dan Nabi Harun berdoa agar Fir’aun dan bala tentaranya dihancurkan baru terkabul setelah 40 tahun.

    Sebenarnya di masa menunggu terkabulnya doa ada kenikmatan tersendiri, yakni semakin sering menyebut nama Allah.

Ustadz Ma’ruf Khozin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here