Kalam Ulama - ZIKIR BERJAMA'AH DAN MENGGERAK-GERAKKAN BADAN Pertanyaan: Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Apa hukum zikir berjamaah? Sebagian jamaah majelis zikir sampai menggerak-gerakkan badannya saat berzikir, bahkan ada yang sampai berdiri dan lompat. Mohon pencerahan. Jawaban: Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh. Berkumpul untuk berzikir hukumnya sunah. Sebagian firman Allah SWT dalam hadis qudsi riwayat Imam Muslim, beliau mengatakan: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ وَاللَّفْظُ لِأَبِي كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ خَيْرٍ مِنْهُ وَإِنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا اقْتَرَبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً. Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib –dan lafadz ini milik Abu Kuraib– mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah dari Al-A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

Kalam Ulama – ZIKIR BERJAMA’AH DAN MENGGERAK-GERAKKAN BADAN

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Apa hukum zikir berjamaah? Sebagian jamaah majelis zikir sampai menggerak-gerakkan badannya saat berzikir, bahkan ada yang sampai berdiri dan lompat. Mohon pencerahan.

Jawaban:

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Berkumpul untuk berzikir hukumnya sunah. Sebagian firman Allah SWT dalam hadis qudsi riwayat Imam Muslim, beliau mengatakan:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ وَاللَّفْظُ لِأَبِي كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ خَيْرٍ مِنْهُ وَإِنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا اقْتَرَبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً.

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib –dan lafadz ini milik Abu Kuraib– mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al-A’masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman: Bagi hamba-Ku adalah sebagaimana perasangkanya kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia berdoa kepada-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan (yakni jamaah) orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya (yakni jamaah malaikat). Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepada-Nya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.”

Hadis-hadis mengenai kesunahan berkumpul untuk berzikir mencapai buah 26 hadis. Patut untuk dikatakan mutawatir dan tidak pantas menerima takwil. Al-Hafidz As-Suyuti mengumpulkan dalam risalah beliau yang berjudul: Natijatul Fikr Fil Jahri Bizzikr. Kitab ini sudah telah ditahqiq oleh Al-Hafidz Abdullah ibn Ash-Shiddiq Al-Ghumari Al-Idrisi Al-Hasani dan dicetak. Kitab ini sangat bermanfaat dalam masalah ini.

Adapun menggerak-gerakkan badan, berdiri, dan melompat, atau yang biasa diistilahkan oleh para sufi dengan tamayul saat berzikir adalah sesuatu yang mubah. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dalam Tarikh Madinah Dimasyqi:

أخبرنا أبو القاسم أخبرنا رشا أخبرنا الحسن أخبرنا أحمد ح أخبرنا أبو محمد بن طاوس أخبرنا أبو الحسن علي بن محمد بن محمد الخطيب أخبرنا أبو عبد الله أحمد بن محمد بن يوسف العلاف أخبرنا أبو علي بن صفوان، قالا: أخبرنا أبو بكر بن أبي الدنيا أخبرنا علي بن الجعد أخبرني عمرو شمر حدثني إسماعيل السدي قال: سمعت أبا أراكة، وفي حديث أبي القاسم عن السدي عن أبي أراكة، قال: … فإذا أصبحوا فذكروا الله مادوا كما يميد الشجر في يوم الريح، وهملت أعينهم حتى تبلّ ثيابهم.

Mengabarkan kepada kami Abul Qasim, mengabarkan kepada kami Rasya, mengabarkan kepada kami Al-Hasan, mengabarkan kepada kami Ahmad. Dari jalur yang lain, mengabarkan kepada kami Abu Muhammad bin Thawus, mengabarkan kepada kami Abul Hasan Ali bin Muhammad bin Muhammad Al-Khatib, mengabarkan kepada kami Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Yusuf Al-Allaf, mengabarkan kepada kami Abu Ali bin Shafwan. Keduanya, yakni Ahmad dan Abu Ali bin Shafwan berkata: Mengabarkan kepada kami Abu Bakar bin Abiddunya, mengabarkan kepada kami Ali bin Ja’d, mengabarkan kepada kami Amr bin Syamr, menceritakan kepadaku Ismail As-Saddi, ia berkata: Aku telah mendengar Abu Arakah. Dalam riwayat Abul Qasim: Dari As-Saddi dari Abu Arakah. Beliau, Abu Arakah, berkata: … Tatkala mereka memasuki pagi mereka berzikir kepada Allah dengan bergoyang seperti goyangnya pohon di musim angin, mata mereka menangis hingga membasahi baju mereka.

Sebagai kesimpulan, sunnah hukumnya berkumpul untuk berzikir bersama-sama. Mubah hukumnya berzikir dengan menggerak-gerakkan badan, baik dengan berdiri, melompat, atau yang lainnya selama menjaga adab.

Demikian, wallahu a’lam.

Maroko, 8 Januari 2019
Adhli Al-Qarni