Taubat merupakan sebuah filosofi agung: tidak perlu putus-asa, kita harus merenovasi kehidupan kita. Pandangan kita harus ke depan.

Tak perlu lagi kita terlalu membawa beban besar dari masa lalu, yang memberatkan, meski tentu kita harus mengambil banyak pelajaran darinya untuk masa depan. Tapi, jangan sampe berhenti disisi yang berlalu itu dengan terbelenggu rasa putus-harap. Sungguh takkan perputus asa dari rahmat Allah kecuali masyarakat yang mengkafiri-Nya.

Taubat merupakan perisai diri yang mengajarkan kita agar terus mengevaluasi diri, mendidik kita sikap waspada dan lebih berhati-hati untuk hari-hari berikutnya.

Dan taubat merupakan salah satu sifat yang dicintai Tuhan. Allah Swt telah berfirman: “Sesengguhnya Allah senantiasa mencintai orang-orang yang sering bertaubat.”
Maka, mari kita jadikan taubat sebagai salah satu dari pondasi-pondasi cinta!

 

Syekh Ali Jomah