KalamUlama.com – Pendahuluan Qurrotul Uyun (Fiqih Nikah) #2: Anjuran Menikah dalam Al Quran. “dan nikahkanlah orang-orang bujang diantara kalian semua dan orang-orang sholeh (yang layak) dari para hambamu..” Q.S.24:32 Baca Juga : Terjemah Qurrotul Uyun – Kitab Sakti Pasangan Suami Istri (Pasutri) Segala puji bagi Dzat yang telah menganjurkan hambaNya untuk menikah, dan yang telah melarang mereka berpecah belah. Shalawat serta salam kepada bagindanya orang arab maupun ajam yang telah berkata : “menikahlah dan buatlah keturunan karena aku adalah orang yang membanggakan kalian dengan banyaknya jumlah umat”. Ketika menikah merupakan bagian dari pemelihara dan pencegah paling banyak dari bahaya berbagai dosa dan kemaksiatan, maka sebenarnya Allah telah merahmati kita sebagai hamba-hambanya yang beriman, dan Allah melindungi kita dari godaan syaitan. Kitab ini, kitab yang paling banyak sumbangsih kelimuannya dalam segi adab, ajaran dan kasih saying merupakan kitab nadloman karangan syakh al imam al alim al alamah abu Muhammad sayyidi Qasim bin ahmad bin Musa bin Yamun at talidi al akhmasi R.A. Saya (pengarang kitab syarah) sangat berharap dengan pertolongan Allah saya bisa membuat penjelasan ringkas yang ringan kalimatnya, jelas maksudnya, tidak bertele-tele namun padat dan mengena, semoga Allah memberikan manfaat bagi mereka yang memudahkan (membuat ringkasan) seperti saya, Amin. Saya memberi nama kitab ini, Qurratul ‘Uyun bi syarhil Nadhom ibnu Yamun. Saya berharap semoga Allah menjadikan kitab ini termasuk amal yang tidak terputus oleh kematian dan tidak dibalas dengan penyesalan tidak henti, perantara kedudukan Nabi SAW yang sangat terpercaya. Oleh : Ahmad Hanafi Baca Juga : Kajian Qurratul ‘Uyun #04 “Rukun Nikah”

KalamUlama.com – Pendahuluan Qurrotul Uyun (Fiqih Nikah) #2: Anjuran Menikah dalam Al-Quran. “dan nikahkanlah orang-orang bujang diantara kalian semua dan orang-orang sholeh (yang layak) dari para hambamu..” Q.S.24:32

Baca Juga : Terjemah Qurrotul Uyun – Kitab Sakti Pasangan Suami Istri (Pasutri)

Segala puji bagi Dzat yang telah menganjurkan hambaNya untuk menikah, dan yang telah melarang mereka berpecah belah. Shalawat serta salam kepada bagindanya orang arab maupun ajam yang telah berkata : “menikahlah dan buatlah keturunan karena aku adalah orang yang membanggakan kalian dengan banyaknya jumlah umat”.

Ketika menikah merupakan bagian dari pemelihara dan pencegah paling banyak dari bahaya berbagai dosa dan kemaksiatan, maka sebenarnya Allah telah merahmati kita sebagai hamba-hambanya yang beriman, dan Allah melindungi kita dari godaan syaitan.

Kitab ini, kitab yang paling banyak sumbangsih kelimuannya dalam segi adab, ajaran dan kasih saying merupakan kitab nadloman karangan syakh al imam al alim al alamah abu Muhammad sayyidi Qasim bin ahmad bin Musa bin Yamun at talidi al akhmasi R.A. Saya (pengarang kitab syarah) sangat berharap dengan pertolongan Allah saya bisa membuat penjelasan ringkas yang ringan kalimatnya, jelas maksudnya, tidak bertele-tele namun padat dan mengena, semoga Allah memberikan manfaat bagi mereka yang memudahkan (membuat ringkasan) seperti saya, Amin.

Saya memberi nama kitab ini, Qurratul ‘Uyun bi syarhil Nadhom ibnu Yamun.

Saya berharap semoga Allah menjadikan kitab ini termasuk amal yang tidak terputus oleh kematian dan tidak dibalas dengan penyesalan tidak henti, perantara kedudukan Nabi SAW yang sangat terpercaya. Demikian pembukaan pembahasan kajian kitab Qurratul Uyun tentang Anjuran Menikah dalam Al-Quran

Oleh : Ahmad Hanafi

Baca Juga : Kajian Qurratul ‘Uyun #04 “Rukun Nikah”