Dirumah Ana Banyak banget Pemuda yang nongkrong nongkrong,ana sering lewat depan meraka. dan bagaimana sih berdakwah dengan orang yang sedang mabuk? apakah kita ceramahin dia di tempat itu??? mungkin yg ada kita di dikeroyok hehehe.

Saya pernah bertanya pada syeikh Ali bin Abdurrahman Al-Jufri:

“yaa Habib,bagaimana yah berdakwah dengan para pemabuk di depan mata kita”

Syeikh Habib Ali Al-Jufri menjawab:

Engkau tersenyum saja pada mereka.
pandang mereka dg kasih sayang,dan ucapkan salam padanya.,yaitu

“ASSALAMUALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH”

dengan engkau mengucapkan salam kepada mereka,insyaallah wafat nya mereka Khusnul khatimah,sebab dalam ucapan salam mu itu adalah Doa untuk nya yang artinya

” Semoga diberikan keselamatan atasmu, dan rahmat Allah serta berkah-Nya juga kepadamu”.

dan kita tidak boleh memandang mereka yang bermaksiat dengan pandangan kebencian,itu tidak dibenarkan.
kita tidak tau anugerah allah swt yang akan diberikan pada mereka yang bermaksiat,siapa tau saja bertobat sebelum meninggal.

terjadi di wilayah hijaz, ada seorang pemuda ketahuan melakukan kemaksiatan oleh gurunya,lalu gurunya menasehati nya dengan hantaman yg sangat dahsyat.

“wahai pemuda,bagaimana nanti keadaan mu jika menghadap allah swt? sedangkan kamu penuh dengan kotoran seperti ini???

menyesal pemuda itu dan mandi,lalu ia sholat,dan ketika ia sholat,tubuhnya sudah tidak bernyawa.wafatnya khusnul khatimah, enak yah,belum melakukan perbuatan baik,namun allah swt anugerahkan kemuliaan pada nya,kita yang hebat ibadahnya mungkin belum tentu bisa wafatnya dalam keadaan itu,maka berhati hatilah,jangan kita memandang orang yang bermaksiat dengan pandangan kebencian.

Wallahu a’lam

Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa’ala alihi washobihi wasalim