Kalam Ulama – Setiap bulan Ramadhan terdepat perdepatan diantara orang islam mengenai Keutamaan Tarawih. Ustadz Ma’ruf Khozin menjelaskan 1 Hadist Utama, Dalil tentang Keutamaan Tarawih. Berikut penjelasannya:

ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ، ﺃﻥ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﻗﺎﻝ: «ﻣﻦ ﻗﺎﻡ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﺇﻳﻤﺎﻧﺎ ﻭاﺣﺘﺴﺎﺑﺎ، ﻏﻔﺮ ﻟﻪ ﻣﺎ ﺗﻘﺪﻡ ﻣﻦ ﺫﻧﺒﻪ»

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa mendirikan ibadah malam Ramadlan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang dahulu akan diampuni” (HR Bukhari dan Muslim)

Baca Juga : Keistimewaan Puasa Ramadhan

Imam Nawawi yang ahli hadis dan pentarjih utama Madzhab Syafi’i berkata:

ﻭاﻟﻤﺮاﺩ ﺑﻘﻴﺎﻡ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﺻﻼﺓ اﻟﺘﺮاﻭﻳﺢ ﻭاﺗﻔﻖ اﻟﻌﻠﻤﺎء ﻋﻠﻰ اﺳﺘﺤﺒﺎﺑﻬﺎ

Yang dimaksud dengan ibadah malam Ramadlan adalah shalat Tarawih. Ulama sepakat bahwa Tarawih adalah sunah (Syarah Muslim 6/39)

Bagi saya cukup hadis ini untuk menjelaskan keutamaan shalat Tarawih. Keutamaan ini tetap berlaku setiap malam di sepanjang bulan Ramadlan.

Baca Juga : Tarhib Romadhon

Bagaimana dengan keutamaan Tarawih yang terdapat dalam kitab Durrotun Nashihin? Saya tidak bisa memastikan apakah itu hadis atau bukan. Pro kontra sangat sengit setiap menghadapi Ramadlan. Hanya saja di masa sekarang sedang terjadi kritik tajam pada setiap hadis. Supaya aman, pastikan setiap hadis yang kita terima mencantumkan:

  1. Perawi dari golongan Shahabat, seperti Abu Hurairah, Abu Sa’id Al-Khudri, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, dan shahabat yang lain.
  2. Perawi hadis yang memiliki kitab induk, seperti Imam Bukhari, Muslim, Nasai, Ahmad, Abu Dawud dll, meskipun Hadisnya dlaif boleh diamalkan menurut mayoritas ulama.