Kajian Islam (Kalam Ulama). Siapakah Perempuan Terbaik itu ?

Allah meciptakan sesuatu di dunia ini berpasang-pasangan. Bagitu pula Allah menciptakan manusia berpasang-pasang seperti firman Allah :

وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلا تَضَعُ إِلا بِعِلْمِهِ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُعَمَّرٍ وَلا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلا فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauhmahfuz). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.” Qs. Fathiir Ayat 11. (Baca Juga : Perempuan Sholehah Melahirkan Anak Sholeh dan Sholehah)

Perempuan di dunia ini sangat beragam, ada yang baik adapula yang buruk. Untuk mengetahui perempuan yang terbaik mari kita simak penjelasan dibawah ini,

Perempuan terbaik yaitu perempuan yang membahagiakanmu ketika kamu melihatnya, menaatimu ketika kamu memerintahnya dan menjaga rahasiamu di dalam apa-apa yang wajib dijaganya pada dirinya sendiri dan pada hartamu. Seperti dalam kitab “Faidhlu al-Qadir syarh Jami’ Shoghir” karya Zainuddin Muhammad yang dipanggil Abdurrouf bin Tajul’arifiin bin Ali al-Manawi juz 3 halaman 642 :

خير النساء من تسرك إذا أبصرت) أي نظرت إليها (وتعطيك إذا أمرت) ها بشيئ (وتحفظ غيبتك) فيما يجب حفظه(في نفسها ومالك ) ومن فاز بهذه فقد وقع على أعظم متاع الدنيا. وعنها قال في التنزيل : (قانتات حافظة للغيب)

“Sebaik-baiknya perempuan yaitu dia yang membahagiakanmu ketika kamu melihat (melihatnya), menaatimu ketika kamu perintah (nya sesuatu), menjaga rahasiamu (apa-apa yang wajib dijaga) dalam dirinya dan hartamu (Barang siapa beruntung dengan perempuan ini maka sungguh mendapat seagung-agungnya perhiasan dunia). Dan darinya Allah berfirman dalam al-Quran : wanita taat (mentaati Allah) memelihara diri di balik belakang (memenuhi hak-hak suami, tentunya dengan mendahulukan hak-hak Allah kemudian memenuhi hak-hak suami).

Nabi Dawud AS berkata : perumpamaan perempuan sholehah bagi suaminya itu seperti mahkota berlapis emas setiap kali suami melihatnya maka suaminya bahagia karenanya. Sedangakan perempuan yang buruk diibartkan bagaikan orang tua renta yang memikul beban berat.

Oleh : Ustadz Hamzah Alfarisi