Kajian Islam (Kalam Ulama). One Day One Hadits #15 : Berbakti Kepada Orang Tua

بسم الله الرحمن الرحيم
كتاب الأدب 
باب من أحق الناس بحسن الصحبة
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ شُبْرُمَةَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أَبُوكَ. رواه البخاري

Artinya:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu (w. 59 H) dia berkata; “Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sambil berkata; “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku berbakti kepadanya?” Beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa?” Beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa lagi?” Beliau menjawab: “Ibumu.” Dia bertanya lagi; “Kemudian siapa?” Beliau menjawab: “Kemudian ayahmu.” (HR. Bukhari 256 H)

Baca Juga One Day One Hadits #14 : Kemudahan Bersedekah

Istifadah:
Hadis diatas adalah hadis yang sering dibacakan dalam tema berbakti kepada kedua orang tua khususnya ibu , namun sering kali kita lupa betapa lelah dan letihnya orang tua dalam mengasuh, mendidik, membesarkan, mendengar, memahami, dan melakukan segala hal yang membuat anak merasa aman, bahagia dan tentram berada dalam lindungannya.

Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa, “Hadis tersebut menunjukkan bahwa kecintaan dan kasih sayang terhadap seorang ibu, harus tiga kali lipat besarnya dibandingkan terhadap seorang ayah. Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menyebutkan kata ibu sebanyak tiga kali, sementara kata ayah hanya satu kali. Bila hal itu sudah kita mengerti, realitas lain bisa menguatkan pengertian tersebut. Karena kesulitan dalam menghadapi masa hamil, kesulitan ketika melahirkan, dan kesulitan pada saat menyusui dan merawat anak, hanya dialami oleh seorang ibu. Ketiga bentuk kehormatan itu hanya dimiliki oleh seorang ibu, seorang ayah tidak memilikinya.

(Lihat Tafsir Al-Qurthubi X : 239. al-Qadhi Iyadh menyatakan bahwa ibu memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan ayah)

Dalam surah Luqman ayat 14 disebutkan bahwa ibu mengalami tiga macam kepayahan, yang pertama adalah hamil, kemudian melahirkan dan selanjutnya menyusui. Karena itu kebaikan kepada ibu tiga kali lebih besar daripada kepada ayah. Namun demikian, bukan berarti islam membedakan rasa kasih dan sayang antara ibu dan ayah. Akan tetapi, ini menjadi sebuah peringatan kepada kita bahwa peran ibu dalam membawa dan menuntun kita kedunia ini adalah salah satu tanda kebesaran Allah yang maha Kuasa bahwa kita memiliki seorang malaikat pelindung dibumi yang senantiasa menjadi tempat kembali atas segala asa. 
SELAMAT HARI IBU, semoga kita semua senantiasa dijadikan hamba yang selalu berbakti kepada orang tua. Aamiin.

Jumat, 04 Rabi’ul Akhir 1439 H/ 22 Desember 2017 M

[Lembaga Kajian & Riset Rasionalika Darus-Sunnah]