1. Tidak boleh bagi seorang musafir melakukan sholat jamak atau qashar kecuali ia telah melewati tembok batas kota atau desa.
  2. Jika kota atau desa itu tidak memiliki tembok batas, atau banyak desa yang hanya dibatasi oleh satu tembok panjang, maka cukup baginya jika telah melampaui bangunan terakhir dari kota atau desa tersebut. (Baca Juga : Bagaimana Hukum Memperingati Hari ke 40 Orang Meninggal? )
  3. Jika dua desa bersambung menjadi satu, maka disyaratkan baginya melewati keduanya.
  4. Jika desa itu tidak ada bangunan, mungkin karena penduduknya tinggal dalam tenda, maka cukup baginya melewati tenda bersama atau fasilitas umum, seperti tempat kandang onta, tempat bermain anak-anak, atau tempat duduknya para penggembala.
  5. Tidak disyaratkan melewati persawahan atau perkebunan walaupun dalam kawasan itu ada rumah.
  6. Rujukan: Kitab al-Iqna juz 1 halaman 367 dan Hasyiyah al-Bujairami juz 2 halaman 171.