Kajian Al-Hikam (Kalam Ulama). Kajian al-Hikam 26 : Menunda Amal

” Menunda amal saat ada waktu luang, sebagai pertanda terpedaya hawa nafsu. “

اِحالتكَ الاَعمالِ علىٰ وجودِ الفراغِ من رعوناتِ النـَّفـْسِ

Maqalah diatas menjelaskan bahwa jangan sampai waktu kita terlewatkan tanpa aktifitas ibadah, sementara ada kesempatan. Seringkali nafsu memperdaya diri kita tanpa kita sadari, seperti menunda amalan-amalan yang bisa dikerjakan saat ada waku luang, namun kalah dengan rasa malas. Itu sbg pertanda bahwa diri kita masih terbelit oleh nafsu. Karena itu, jangan turuti godaan-godaan hawa nafsu yang akan terus membelit dan memperdaya diri kita supaya kita berpaling dari Allah. (Baca juga : Kajian al-Hikam 25 : Tanda Kebodohan terhadap Kehendak Allah)

Mari kita lawan nafsu-nafsu yang membelit diri kita dengan sikap tegas dan disiplin dalam melaksanakan ibadah. Jangan dikasih ruang nafsu-nafsu untuk menguasai diri kita. Inilah sesungguhnya jihad kita yaitu melawan dominasi hawa nafsu dalam diri kita. Semoga Allah senantiasa membimbing kita dalam perjuangan melawan hawa nafsu.

Oleh : Dr KH Ali M Abdillah, MA

al-Rabbani, 1 Mei 2017