Kajian Al-Hikam (Kalam Ulama). Kajian al-Hikam 25 : Tanda Kebodohan terhadap Kehendak Allah.

“Sikap bodoh sama sekali tidak menyisakan manfaat apapun yaitu orang yang menginginkan suatu peristiwa terjadi pada satu waktu yang tidak ditetapkan oleh Allah pada waktu itu.”

ماتركَ من الجهلِ شيْـءـاًمن ارادَ ان يُحدِثَ فى الوَقتِ غيرَمااظهرهُ اللهُ فيهِ

Maqalah di atas menjelaskan bahwa orang bodoh secara aqidah yaitu orang yang tidak bisa memahani kehendak Allah, seolah-olah Allah belum menetapkan semua peristiwa yang akan terjadi di alam semesta ini. Sikap org yg bodoh dalam berdoa akan “memaksa” Allah supaya semua keinginannya dikabulkan sesuai seleranya. Padahal Allah telah menetapkan semua peristiwa yg akan terjadi di alam semesta pada zaman azali, bahkan tidak ada yg mleset sedikitpun. Karena itu, jangan bersikap bodoh dengan memaksa Allah utk mengabulkan semua permintaan dan keinginannya.

(Baca juga : Kajian al-Hikam 15-24: Hijab Memandang Allah)

Bersikaplah secara cerdas dalam memahami kehendak Allah. Berdoalah dengan sikap yang penuh kepasrahan kepada Allah, serahkan semua permasalahan kepada Allah, mengalirlah pada irama kehendak Allah dengan tetap aktif melakukan usaha dan ikhtiar, karena apapun yang terjadi di alam semesta sesungguhnya itu yang terbaik menurut Allah untuk hamba2Nya sekalipun terkadang pahit dirasakan krn masih ada nafsu yang menyelimutinya. Semoga kita menjadi hamba yg cerdas dalam memahami kehendak Allah.

Oleh : Dr KH Ali M Abdillah, MA

al-Rabbani, 28/4/17