Oleh: Adhli Al-Qarni

Rasulullah SAW bersabda :

مروا أولادكم بالصلاة وهم أبناء سبع، واضربوهم عليها وهم أبناء عشر، وفرقوا بينهم في المضاجع.

“Perintahkan anak-anakmu salat saat usia sembilan tahun, dan pukullah mereka jika melalaikannya saat usia sepuluh tahun, serta (diusia sepuluh tahun tersebut) pisahkanlah tempat tidur mereka.”

Diqiyaskan juga segala ibadah wajib, jika mereka lalai hingga meninggalkannya maka wajib atas kedua orang tua untuk memukul dengan syarat mereka memang sudah mampu melakukan kewajiban tersebut. Adapun jika tidak mampu, maka tidak boleh dipukul. Pukulannya disyaratkan pukulan yang tidak berbekas. Juga disunnahkan bagi para orang tua dan pendidik, khususnya para pengajar alquran, untuk tidak menambah pukulan lebih dari tiga kali. Haram menjadikan tiga kali tersebut sebagai batas minimal untuk memukul. Demikian dalam pandangan mazhab Asy-Syafi’i.

Pukulan yang dimaksud disini adalah pukulan yang motivasinya adalah mendidik, bukan menghukum. Disyaratkan pada pukulan tersebut adalah selamatnya anak yang dipukul dari akibat pukulan tersebut. Jikalau pukulan itu melukai, maka harus dijamin oleh sang pemukul. Demikian pendapat Imam Al-Baijuri.

Tidak ada kewajiban memukul sebelum usia sepuluh tahun. Imam Ibnu Hajar Al-Haitami berpendapat bahwa sepuluh tahun disini adalah sepuluh tahun tepat, sedangkan menurut Imam Ar-Ramli sepuluh tahun disini adalah mendekati sepuluh tahun, yakni sembilan tahun lebih.